KEDAULATAN RAKYAT DALAM PEMIKIRAN FILSAFAT POLITIK MONTESQUIEU
FAJRUL ILMY DARUSSALAM, Dr. Misnal Munir
2016 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFATPenelitian tentang Kedaulatan Rakyat dalam Pemikiran Filsafat Politik Montesquieu dilatarbelakangi oleh keadaan sosial politik pada modern ini. Kehidupan bernegara mencakup kehidupan masyarakat yang sangat luas tidak hanya sebatas hubungan antar individu melainkan adanya bentuk kekuasaan dan kebebasan dalam individu maupun lembaga negara. Kedaulatan rakyat menjadi hal menarik dalam kaitannya kehidupan bernegara. Peran rakyat dalam sebuah negara ditinjau kembali sesuai dengan bentuk pemerintahan dalam negara tersebut. Adapun tujuan dalam penelitian ini ingin menambah sudut pandang yang lain dari kedaulatan rakyat melalui perspektif filsafat politik Montesquieu. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan dengan model penelitian historis faktual mengenai tokoh, dengan menggunakan buku-buku dari Montesquieu, buku-buku sekunder yang membahas pemikiran filsuf-filsuf politik, dan buku-buku mengenai kedaulatan rakyat. Penilitian ini menggunakan metode hermeneutika filosofis dengan unsur-unsur metodis seperti deskripsi, holistika, kesinambungan historis, dan komparasi. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini yaitu, pertama, dalam pemikiran filsafat politik Montesquieu dimahami adanya bentuk kekuasaan yang diperlukan untuk mengawasi atau membatasi kekuasaan lainnya. Kedua, kedaulatan rakyat merupakan bentuk kekuasaan tertinggi yang berada di tangan rakyat dalam sebuah negara. Ketiga, pokok pemikiran filsafat politik Montesquieu yang menegaskan diperlukan adanya pemisahan kekuasaan lembaga dalam sebuah negara sesuai fungsinya, dapat mewujudkan bentuk kedaulatan rakyat dalam sebuah negara.
The research of "Kedaulatan Rakyat dalam Pemikiran Filsafat Politik Montesquieu" based on modern social-political condition. In statehood which very spacious scale include society's life not only in relation between person to person but there is form of power and freedom inside of each person or institution. The public sovereignty became interesting in statehood issues, because of people's role in country is form of reflection according to in its government. This research would like to gain more perspective from the public sovereignty through political of Montesquieu. This research are classified as a literature of factual historical about person, using Montesquieu's books as a primary literature and others political philosophy's books which also criticize about public sovereignty as a secondary literature. This research using method of hermeneutics philosophy with elements description, holistic, historical continuity, and comparation. The result of this research is first of all Montesquieu philosophy realized that there is a form of power which needed toward to control or make a bound in order to protect other power. Secondly, public sovereignty is a form of the highest power in people's hand inside of a country. Thirdly, major concept of Montesquieu political philosophy claim that there is a divided concept between institutional power in a country according to the functions and to actualize form of public sovereignty inside of a country.
Kata Kunci : Kekuasaan, kedaulatan rakyat, negara