Laporkan Masalah

PERHITUNGAN PRESTASI KERJA DAN PENDAPATAN OPERATOR CHAINSAW (Studi Kasus di IUPHHK-HA PT. Wana Inti Kahuripan Intiga)

EFA NOPRIHATIN ZEGA , Dr.Ir. Nunuk Supriyatno, M.Sc

2016 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SV

Pemanenan merupakan suatu rangkaian kegiatan untuk mengeluarkan kayu dari hutan, melaksanakan fungsi-fungsi managemen dari suatu industri dengan tujuan mengubah pohon menjadi biomassa yang dapat dimanfaatkan diluar kawasan hutan sampai mempunyai nilai ekonomi yang konkrit. Salah satu rangkaian kegiatan pemanenan tersebut adalah penebangan. Pelaksanaan kegiatan penebangan memerlukan waktu dan biaya. Waktu berhubungan dengan prestasi kerja tim penebangan yaitu operator chainsaw dan helper. Dengan mengetahui prestasi kerja, maka dapat menghitung total pendapatan masing-masing operator chainsaw. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi kerja penebangan dan pendapatan operator chainsaw. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Wana Inti Kahuripan Intiga, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, pada bulan Maret 2015. Penelitian ini menggunakan metode analisa produktifitas kasar (Gross Productivity Analysis). Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, didapatkan rata-rata prestasi kerja operator chainsaw selama 2 bulan adalah 44,43 m3/hari atau 647,97 m3/bulan dari pengamatan 8 orang operator chainsaw. Pendapatan masing-masing operator chainsaw berdasarkan hasil dari perhitungan prestasi kerja sangat berbeda-beda, rata-rata pendapatan setiap operator sebesar Rp 2.817.718/bulan dengan kisaran Rp 1.287.548 sampai Rp 4.380.014/bulan. Hal ini dikarenakan hasil prestasi kerja yang didapatkan akan mempengaruhi besar pendapatan total setiap operator chainsaw.

Harvesting is a series of activities to remove the timber from the forest, carrying out the functions of management of an industry with the aim of converting trees into biomass that can be used outside the forest area to have a tangible economic value. One of a series of activities such harvesting is logging. Implementation of the logging takes time and costs. Time related to job performance logging team that chainsaw operators and helpers. By knowing the work performance, then can calculate the total revenue respectively chainsaw operators. The purpose of this study was to determine the work performance logging and chainsaw operator revenue. The research was conducted at PT. Wana Inti Kahuripan Intiga, District North Barito, Central Kalimantan Province, on March 2015. This study uses a rough productivity analysis (Gross Productivity Analysis). Based on calculations that have been done, obtained an average performance chainsaw operators for 2 months was 44.43 m3/day or 647.97 m3/ month of observation 8 chainsaw operators. Revenues respectively chainsaw operators based on the results of the calculation work performance is very different, the average income of each operator Rp 2,817,718/month with a range of Rp 1,287,548 to Rp 4,380,014/month. This is because the results obtained performance will affect large total revenue each chainsaw operator.

Kata Kunci : penebangan, prestasi kerja, pendapatan operator chainsaw/logging, work performance, revenues chainsaw operators