PENGARUH KANDUNGAN SURFACTANT NON-IONIK DALAM NaOCl PADA IRIGASI DENGAN TEKNIK MANUAL, SONIK DAN ENDOVAC TERHADAP KEBERSIHAN SEPERTIGA APIKAL PERMUKAAN SALURAN AKAR
ERNA DYAH KUSUMAWATI, Dr. drg. EmaMulyawati, M.S., Sp.KG(K); drg. R.Tri EndraUntara, M.Kes.,Sp.KG
2016 | Tesis-Spesialis | SP ILMU KONSERVASI GIGIPembersihan saluran akar yang dilakukan melalui preparasi saluran akar menggunakan instrumen mekanis disertai irigasi menggunakan larutan irigasi. Irigasi merupakan bagian yang penting dalam perawatan saluran akar, terlebih karena sulitnya preparasi mekanis menjangkau keseluruhan permukaan dinding saluran akar. Larutan irigasi yang paling banyak dipakai adalah NaOCl. Penambahan surface active agent (surfactant) pada larutan NaOCl dapat meningkatkan efektivitas irigasinya.Teknik irigasi yang digunakan juga turut menentukan efektivitas larutan irigasi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi dari penambahan surfactant non-ionik pada NaOCl dengan teknik irigasi manual, sonik dan EndoVac terhadap kebersihan sepertiga apikal permukaan saluran akar. Penelitian ini menggunakan 30 gigi premolar mandibular yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu I diirigasi dengan menggunakan teknik manual, II diirigasi dengan menggunakan teknik sonik, III diirigasi dengan menggunakan EndoVac. Masing-masing kelompok tersebut dibagilagi menjadi 2 kelompok kecil yaitu kelompok IA, IIA dan IIIA diirigasi dengan NaOCl, sedangkan kelompok IB, IIB dan IIIB diirigasi dengan NaOCl yang mengandung surfactant non-ionik. Pada irigasi terakhir setelah preparasi saluran akar selesai, masing-masing gigi diirigasi dengan teknik dan larutan irigasi yang sesuai dengan kelompoknya kemudian dibelah menjadi dua dengan arah bukal-lingual. Sepertiga apikal saluran akar diamati kebersihannya dari debris dan smear layer dengan Scanning Electron Microscope. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara kandungan surfactant non-ionik dalam NaOCl dan teknik irigasi terhadap kebersihan sepertiga permukaan saluran akar dari debris dan smear layer. Kandungan surfactant non-ionik dalam NaOCl meningkatkan efektivitas irigasi dalam membersihkan sepertiga apikal permukaan saluran akar dari debris dan smear layer. Teknik irigasi sonik dan EndoVac lebih efektif daripada teknik irigasi manual, tetapi penggunaan NaOCl yang mengandung surfactant non-ionik akan meningkatkan efektivitas teknik irigasi manual menjadi sama efektifnya dengan teknik irigasi sonik dan EndoVac .
Cleaning the root canal is done through root canal preparation using a mechanical instrument with irrigation using irrigation solution. Irrigation is an essential part of the root canal treatment, especially because of the difficulty of the mechanical preparation to reach the entire root canal walls. Irrigation solution most widely used is NaOCl. The addition of surface active agent (surfactant) in NaOCl solution can improve the effectiveness of irrigation. Irrigation techniques used also determine the effectiveness of the irrigation solution. The purpose of this study was to determine the effect of the combination of the addition of non-ionic surfactant in NaOCl with manual, sonic and EndoVac irrigation techniques on apical third of the root canal surface cleanliness. This study used 30 mandibular premolars, which were divided into 3 groups: I irrigated using manual techniques, II irrigated using sonic techniques, III irrigated using EndoVac. Each group was divided into two small groups, namely group IA, IIA, and IIIA irrigated with NaOCl, whereas the IB group, IIB and IIIB irrigated with NaOCl containing non-ionic surfactant. In the last irrigation after root canal preparation was completed, each of the teeth was irrigated with irrigation techniques and solutions in accordance with the group later split into two with the buccal-lingual direction. Apical third of the root canal cleanliness of debris and smear layer was observed by Scanning Electron Microscope. Data were analyzed using Kruskal-Wallis test followed by Mann-Whitney test. The results showed there was influence between the content of non-ionic surfactant in NaOCl and irrigation techniques to apical third of the root canal surface cleanliness of debris and smear layer. The content of non-ionic surfactant in NaOCl improved irrigation effectiveness in cleaning the apical third of the root canal surfacefrom debris and smear layer.Thesonic and EndoVac irrigation techniques were more effective than manual irrigation techniques, but use of NaOCl containing non-ionic surfactant would increase the effectiveness of the manual irrigation techniques as effective as sonic and EndoVacirrigation techniques.
Kata Kunci : NaOCl, surfactant, manual, sonik, EndoVac