Laporkan Masalah

Kajian nilai penting dan upaya optimalisasi pemanfaatan Situs Banten Lama

SWEDHI HANANTA, Dr. Anggraeni, M.A.

2016 | Tesis | S2 Ilmu Arkeologi

Tesis ini merupakan hasil penelitian terhadap nilai penting dan upaya optimalisasi pemanfaatan sumber daya arkeologi Situs Banten Lama, di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten. Situs ini pada abad XVI- XIX M merupakan kota pusat Kerajaan Banten dengan ciri-ciri sebagai kota Islamis yang tercermin dalam berbagai tinggalan arkeologisnya. Sumber daya arkeologi yang menjadi sasaran penelitian adalah tinggalan-tinggalan arkeologis yang berada di dalam bekas pusat Kerajaan Banten yang dikelilingi oleh Kanal Banten. Tinggalan arkeologis tersebut meliputi: Kompleks Keraton Surosowan, alun-alun, Kompleks Masjid Agung Banten, struktur Jembatan Rante dan Kanal Banten, serta Batu Singayaksa dan Batu Gilang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai penting dan memberikan usulan kepada stakeholders mengenai konsep pemanfaatan yang dapat mengakomodasi berbagai kepentingan. Penelitian ini juga bertujuan untuk merumuskan konsep pemanfaatan didasarkan bobot nilai penting sumber daya arkeologi dalam perspektif Cultural Resources Management. Selama ini, sumber daya arkeologi Situs Banten Lama cenderung dimanfaatkan tidak seimbang antara berbagai kepentingan yang ada. Masing-masing komponen stakeholders memiliki persepsi yang berbeda-beda dalam memaknai sumberdaya arkeologi. Hal ini berakibat pada munculnya keputusan komponen stakeholders yang berjalan sendiri-sendiri dan tidak jarang saling mengalami benturan kepentingan. Di sisi lain, potensi dan keragaman sumber daya arkeologi yang dimiliki Situs Banten Lama cukup variatif namun belum dimanfaatkan secara optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai kandungan nilai penting Situs Banten Lama meliputi: nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan, kebudayaan, pendidikan, agama, dan publik. Berdasarkan analisis nilai pentingnya, dapat disimpulkan bahwa Situs Banten Lama memiliki potensi untuk lebih dimanfaatkan. Upaya optimalisasi pemanfaatan disesuaikan dengan bobot nilai penting dan berbagai kepentingan yang ada dalam masyarakat di sekitar situs. Nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan dikelompokkan sebagai kepentingan akademik, sedangkan nilai penting pendidikan, agama, dan publik sebagai kepentingan publik. Kepentingan akademik pada Kompleks Surosowan serta Batu Gilang dan Batu Singayaksa merupakan pemanfaatan utama, sedangkan kepentingan publik sebagai penunjang. Kepentingan publik pada alun-alun, Kompleks Masjid Agung Banten, serta Jembatan Rante dan Kanal Banten merupakan pemanfaatan utama, sedangkan kepentingan akademik sebagai penunjang.

This thesis is a result of study on significance and optimizing utilization to archaeological resources of Banten Lama Site, in Banten Village, Sub District of Kasemen, Serang City, Province of Banten. This site in XVI- XIX AD century is the center city of Banten Kingdom with characteristics as Islamic city that reflected in its archaeological heritages. The archaeological resources are being research target are archaeological heritages in the center trace of Banten Kingdom surrounded by The old Banten Canal. The archaeological heritages are include: Surosowan Palace Complex, square, Banten Great Mosque Complex, structure of Rante Bridge and Banten Canal, as well as Singayaksa and Gilang Stones. The research aims to find out an importance value and give proposal to stakeholders about utilization concept that can accommodate various interests. This research also aims to formulate utilization concept are based on the weight of significance of archaeological resources in the Cultural Resources Management perspective. During this time, the archaeological resources of Banten Lama Site tends to be used out of balance between various existing interests. Each stakeholder component has different perceptions on interpreting the archaeological resources. This has consequence in the emergence of stakeholders component decision who walk on their own and not uncommon to experience conflict of interest. On the other contrary, the potential and diversity of archaeological resources owned by Banten Lama Site is quite varied but not optimally used. The results of study shows that various important value content of Banten Lama Site include: history importance value, science, culture, education, religion, and public. Based on analysis of its importance value, it can be concluded that the Banten Lama Site has potential to be more utilized. The utilization optimizing efforts is adjusted to the weight of significance and various interests existed in the communities around the site. The importance value of history, science, and culture are classified as academic interest, while the importance value of education, religion, and public as the public interest. The academic interest in Surosowan Palace Complex and Batu Gilang and Batu Singayaksa is the main utilization, while public interest as the support. The public interest to the square, Banten Great Mosque Complex, as well as the Rante Bridge and Banten Canal is the main utilization, while the academic interests as the support.

Kata Kunci : Situs Banten Lama, sumber daya arkeologi, stakeholders, nilai penting, optimalisasi pemanfaatan.

  1. S2-2016-358036-title.pdf