Laporkan Masalah

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MITIGASI PENANGGULANGAN BENCANA DI DESA TANGGUH BENCANA SINDUMARTANI NGEMPLAK SLEMAN

DEVI RIANITASARI, Prof.Dr.Agus Pramusinto

2016 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi BPBD Kabupaten Sleman dalam upaya mitigasi kebencanaan guna mendukung masyarakat yang mandiri sehingga nantinya program kinerja tersebut dapat berkelanjutan. Disamping itu, juga untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam upaya mitigasi bencana, apakah masyarakat dapat berpartisipasi secara optimal dengan adanya Destana tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus, dimana peneliti menggunakan dua sumber data yaitu primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari lapangan secara langsung sementara data sekunder tidak secara langsung diperoleh di lapangan, bisa melalui dokumentasi, dll. Hasil dari penelitian tersebut adalah terdapat beberapa strategi BPBD Kabupaten Sleman dalam memaksimalkan partisipasi masyarakat antara lain perencanaan bersifat desentralisasi, sosialisasi dan pelatihan dilakukan secara bertahap, pengembangan Destana Sindumartani, menyiapkan sister village, melibatkan komunitas, dan pemasangan EWS. Selain itu, partisipasi masyarakat di Destana Sindumartani termasuk tinggi. Hal ini dapat dilihat dari tingkat perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, dimana pada saat perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, semua masyarakat terlibat di dalamnya, dari balita hingga lansia. Keterlibatan masyarakat di tersebut tidak lepas dari pengalaman masyarakat yang sadar akan daerahnya yang rawan bencana sehingga kesadaran telah membuka pikiran mereka untuk berpartisipasi dalam mitigasi tersebut.

The purpose of this study was to determine the strategy of BPBD Sleman in disaster mitigation efforts to support independent community, so that performance of the program will be sustainable. Besides that, to determine the level of community participation in disaster mitigation efforts, whether the public can participate optimally in the presence of the Destana. The method used is descriptive qualitative case study, where researchers use two sources of data, namely primary and secondary. The primary data obtained directly from the field while the secondary data is not directly obtained in the field, either through documentation, etc. Researchers collected data through observation, interviews, and documentation. Results from these studies is that there is some strategy of BPBD Sleman in maximizing community participation among others, the establishment of Destana Sindumartani, preparing sister village, involving the community, and the installation of EWS. In addition, public participation in Destana Sindumartani is high. It can be seen from several factors, such as how to involve the community in participation, how socialization was submitted to the community, community involvement in these activities, as well as awareness and appreciation of the disaster-prone regions.

Kata Kunci : mitigasi, partisipasi masyarakat, perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, kesadaran masyarakat

  1. S1-2016-312358-abstract.pdf  
  2. S1-2016-312358-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-312358-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-312358-title.pdf