Laporkan Masalah

EVALUASI FINANSIAL DAN EKONOMI PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT POLA AGROFORESTRI DI DESA NGLANGGERAN, KECAMATAN PATHUK, KABUPATEN GUNUNGKIDUL

YUMANINDA NURLILA, Slamet Riyanto, S.Hut., M.Si.

2016 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Pengelolaan hutan rakyat pola agroforestri di Desa Nglanggeran merupakan bentuk investasi dimana dikeluarkan biaya dan diharapkan manfaat yang lebih besar. Kegiatan investasi tesebut perlu dilakukan evaluasi finansial dan ekonomi untuk mengetahui kelayakannya. Responden penelitian ditentukan menggunakan metode stratifikasi sampling dengan sampel sebanyak 30 petani hutan rakyat yang tersebar di lima dusun. Responden dikelompokkan menjadi 3 strata, yaitu : (1) Strata I, luas kepemilikan lahan <0,25 Ha (jumlah 12 responden), (2) Strata II, luas kepemilikan lahan 0,25-0,5 Ha (jumlah 4 responden) dan (3) Strata III, luas kepemilikan lahan >0,5 Ha (jumlah 14 responden). Penilaian kelayakan usaha menggunakan kriteria investasi sebagai berikut : (1) Net Present Value (NPV), (2) Benefit Cost Ratio (BCR), dan (3) Internal Rate of Return (IRR). Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan hutan rakyat Desa Nglanggeran layak secara finansial pada tingkat suku bunga 5,2% per tahun dan layak secara ekonomi pada tingkat diskonto sosial 4,25% per tahun. Hasil evaluasi finansial adalah sebagai berikut : (1) Strata I, NPV, Rp 37.564.293,00/Ha/daur, BCR, 2,46 dan IRR, 13%, (2) Strata II, NPV, Rp 32.589.573,00/Ha/daur, BCR, 4,70 dan IRR, 22%, dan (3) Strata III, NPV, Rp 15.626.499,00/Ha/daur, BCR, 1,53 dan IRR, 8%. Hasil evaluasi ekonomi adalah sebagai berikut : (1) Strata I, ENPV, Rp 24.310.130,00/Ha/daur, EBCR, 1,46 dan EIRR, 9%, (2) Strata II, ENPV, Rp 13.970.214,00 /Ha/daur, EBCR, 1,36 dan EIRR, 9%, dan (3) Strata III, ENPV, Rp 11.541.522,00/Ha/daur, EBCR, 1,33 dan EIRR, 9%.

msh revisi Boss

Kata Kunci : Evaluasi finansial dan ekonomi, hutan rakyat pola agroforestri