Laporkan Masalah

Pengaruh Aplikasi Topikal Ekstrak Ceker Ayam Broiler (Gallus gallus) 25 persen terhadap Angiogenesis pada Proses Penyembuhan Luka Pasca Pencabutan Gigi Marmut (Cavia cobaya)

RAHAYU PUSPONINGSIH, drg. Tetiana Haniastuti, M.Kes., Ph.D; drg.Hendri Susanto, M.Kes., Ph.D

2015 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Ayam broiler (Gallus gallus) merupakan ras ayam pedaging yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Ceker ayam merupakan bagian ayam broiler yang memiliki kandungan nutrisi seperti protein, lemak, vitamin D, zinc, dan magnesium yang berperan dalam penyembuhan luka. Angiogenesis atau pembentukan pembuluh darah baru bertujuan untuk memberikan nutrisi dan oksigen ke jaringan luka. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh aplikasi topikal ekstrak ceker ayam broiler 25% terhadap angiogenesis pada proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi marmut (Cavia cobaya). Dua puluh empat marmut dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan dan kontrol negatif. Pencabutan gigi marmut dilakukan pada gigi insisivus kiri rahang bawah. Esktrak ceker ayam broiler 25% diaplikasikan pada soket gigi marmut kelompok perlakuan dan gel CMC-Na 2% pada kelompok kontrol negatif. Marmut pada tiap kelompok kemudian dikorbankan pada hari ke-3, 5, 7, dan 14. Mandibula marmut kemudian dipotong dan diproses untuk pembuatan preparat histologis dengan pewarnaan Hematoksilin Eosin. Pembuluh darah diamati di bawah mikroskop cahaya dengan perbesaran 400 kali, jumlah pembuluh darah baru dianalisis secara statistik dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji two way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok terhadap jumlah pembuluh darah (p<0,05). Hasil uji post hoc menunjukkan perbedaan jumlah pembuluh darah yang signifikan pada hari ke-3, 5, dan 7 pasca pencabutan gigi yaitu pada kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan kontrol negatif, namun tidak terdapat perbedaan jumlah pembuluh darah yang signifikan pada hari ke-14 pasca pencabutan gigi. Kesimpulan dari penelitian adalah aplikasi topikal ekstrak ceker ayam broiler 25% dapat meningkatkan angiogenesis pada proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi marmut.

Broilers chicken (Gallus gallus) is widely consumed in Indonesia. Broiler shank contains many of nutrient such as protein, lipid, vitamin D, zinc, and magnesium which play a role in wound healing process. Angiogenesis or growth of new blood vessel is an important phase in wound healing to provide nutrition and oxygen for injured tissue. The aim of this study was to know the effect of topical application of 25% broiler shank extract on the angiogenesis of wound healing process after tooth extraction of guinea pig (Cavia cobaya). Twenty four guinea pigs were divided into two groups: treatment and control group. Tooth extraction was performed on the lower left incisive. Twenty five percents of broiler shank extract was applied into the tooth socket of treatment group and CMC-Na 2% was applied into the tooth socket of the control group. Guinea pigs from each group were sacrificed at 3,5,7, and 14 days after tooth extraction. The mandibles were cut and processed into histological specimens and then stained with hematoxylin eosin staining. Blood vessels were observed under microscope with 400 times magnification and counted in 5 different observation field. The numbers of blood vessels analyzed statistically with 95% confidence level. Two way ANOVA analysis showed significant difference among groups (p<0,05). Post hoc test showed significant difference of blood vessels number, treatment groups were higher than control groups at day-3, 5, and 7 after tooth extraction, although at day 14 after tooth extraction the number of blood vessels did not show significant difference. In conclusion, topical application of 25% broiler shank extract increases angiogenesis of wound healing process after tooth extraction of guinea pig.

Kata Kunci : angiogenesis, ceker ayam broiler, penyembuhan luka, pencabutan gigi, Cavia cobaya, broiler chicken shank, wound healing, tooth extraction

  1. S1-2015-328852-abstract.pdf  
  2. S1-2015-328852-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-328852-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-328852-title.pdf