PEMIKIRAN SUKARNO TENTANG NASIONALISME DALAM PERSPEKTIF AKSIOLOGI: KONTRIBUSINYA BAGI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
SUYATNO, Prof. Dr. Joko Siswanto
2016 | Disertasi | S3 Ilmu FilsafatKontribusinya bagi Penguatan Pendidikan Karakter Bangsa. Tesis Sukarno yang menarik untuk dikaji adalah bahwa kemerdekaan Indonesia hanya dapat dicapai dengan cara revolusi. Revolusi akan berhasil jika ditopang oleh nasionalisme; maka kemerdekaan tanpa nasionalisme tidak mungkin demikian juga sebaliknya. Tujuan penelitian adalah menemukan dan merumuskan ajaran Sukarno tentang nasionalisme; analisis kritis terhadap ajaran tersebut dari dimensi aksiologis; dan merefleksikan ajaran Sukarno tentang nasionalisme Indonesia bagi penguatan pendidikan karakter bangsa. Objek material penelitian adalah pemikiran Sukarno tentang nasionalisme, objek formal penelitian adalah aksiologi atau filsafat nilai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode historis, hermeneutika, dan heuristika. Temuan penelitian sebagai berikut. Pertama, nasionalisme yang dipikirkan Sukarno adalah nasionalisme Indonesia yang memiliki watak yang khas yakni yang tidak chauvinistik dan bersendi pada nilai-nilai suci (agama). Kedua, pada hakikatnya nasionalisme Indonesia berunsur: kekuasaan (politik); antisesa kapitalisme (ekonomi) dan sosial. Di dalamnya termuat nilai-nilai utama yang sebagian besar tercermin dalam Pancasila; di samping itu juga memuat hierarkhi nilai. Ketiga, pemikiran Sukarno tentang nasionalisme menjadi bagian penting dalam upaya penguatan pendidikan karakter bangsa yang nampaknya mulai memudar akibat dominasi dan hegemoni globalisasi.
Its Contribution to the Strengthening of National Character Education. Sukarno's thesis that of Indonesia's independence can only be achieved by means of revolution, it is very important for the examined. The revolution will succeed if underpinned by nationalism; then freedom without nationalism was not possible and vice versa. The aims of this research is to find and formulate Sukarno's doctrine of nationalism; a critical analysis of the teachings of axiological dimension; and reflect on the teachings of Sukarno of Indonesia nationalism for strengthening the nation's character education. The material object of research is Sukarno's thought of nationalism; the object of formal of research is axiology or philosophy of value. The method used in this study includes historical method, hermeneutics, and heuristics. The findings of the study as follows. First, Sukarno's thought of nationalism is an Indonesia nationalism which has a distinctive character that is not chauvinistic and jointed on the values of the sacred (religious). Second, the essence of nationalism Indonesia has elements: politics; antithesis capitalism (economic) and social. In it contained the core values that largely reflected in the Pancasila; in addition, it also contains a hierarchy of values. Third, Sukarno's thought of nationalism became an important part of efforts to strengthen the nation's character education which appears to fade as a result of the dominance and hegemony of globalization.
Kata Kunci : nasionalisme, aksiologi, karakter bangsa