PERAN MILITER JEPANG DALAM OPERASI PENANGGULANGAN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI TAHUN 2011
MUHAMAD FAZRI, Dra. Siti Daulah Khoiriati, MA. (S1)
2015 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALDilihat dari letak geografis Jepang yang rawan terjadinya bencana, wilayah Jepang sering mengalami bencana gempa bumi. Namun gempa bumi dan tsunami pada maret 2011 adalah bencana terekstrim yang pernah terjadi dalam sejarah Jepang, tidak hanya gempa bumi dan tsunami yang terjadi, tetapi kebocoran nuklir yang menimbulkan kekacauan dari segala aspek kehidupan yang menyebabkan permasalahan baru. Oleh karena itu untuk menanggulangai bencana tersebut pemerintah Jepang membutuhkan adanya respon cepat untuk mengatasi bencana ekstrim tersebut. Dalam hal ini militer yang memiliki kapabilitas tertinggi diharapkan mampu dalam mengambil peran dalam penanggulangan bencana. Jika sebelumnya militer hanya dijadikan sebagai the last resort pada saat terjadinya bencana, maka dalam bencana tahun 2011 militer dijadikan alat pertama dalam penanggulangan bencana. hal ini sesuai dengan strategi serta prinsip dalam perlindungan terhadap keamanan manusia.
Judging from geographical location, Japan is a disaster-prone country; it is proven by how often earthquakes occur in Japan. However, earthquake and tsunami in March 2011 were the most catastrophic disasters that had ever happened in the history of Japan, not only the earthquake and tsunami, but a nuclear leak that caused chaos on all aspects of life that leads to new problems. Because of that, the Japanese government requires fast response to respond with such extreme disasters. In this case the military has highest capability is expected to take a role in disaster relief. If the military previously only being used as the “last resort†in the event of a disaster, then in the time of disaster that was occurred in 2011, the military is being used as a tool in disaster management for the first time. This is in accordance with the strategy and principles in the protection of human security
Kata Kunci : natural disasters, human security, military, disaster relief