Laporkan Masalah

Pelaksanaan Perjanjian Kredit Kepemilikan Rumah Dan Upaya Penyelesaian Kredit Macet Dengan Hak Tanggungan Di Bank Sumsel Babel Palembang

REHOBOT PUTRA, Ninik Darmin, S.H., M.Hum.

2016 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang menjadi penyebab terjadinya kredit macet di Bank Sumsel Babel Palembang, serta bentuk eksekusi jaminan Hak Tanggungan yang paling dominan digunakan oleh Bank Sumsel Babel dalam menyelesaikan kredit macet yang terjadi, dan bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh Bank Sumsel Babel selaku kreditur kepada debitur atas pelaksanaaan eksekusi jaminan Hak Tanggungan. Penelitian ini bersifat yuridis empiris, yang menggunakan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer dan data sekunder.Data tersebut akan dianalisis dengan metode kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non random sampling. Hasil dari penelitian ini adalah faktor utama penyebab terjadinya kredit macet di Bank Sumsel Babel Palembang berasal dari faktor debitur, yang sebagian besar disebabkan oleh debitur yang berpenghasilan tidak tetap. Bentuk eksekusi jaminan Hak Tanggungan yang paling dominan digunakan oleh Bank Sumsel Babel adalah parate executie, hal ini dikarenakan parate executie merupakan bentuk eksekusi Hak Tanggungan yang paling rendah biayanya dan paling singkat jangka waktu pelaksanaannya. Kemudian bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh Bank Sumsel Babel selaku kreditur kepada debitur atas pelaksanaan eksekusi jaminan Hak Tanggungan ada 4 (empat) yaitu: Eksekusi Hak Tanggungan hanya dapat dilaksanakan apabila kredit debitur telah dinyatakan macet, dan debitur telah diperingatkan sebelumnya; Eksekusi Hak Tanggungan hanya dapat dilaksanakan apabila jumlah hutang pokok dan bunga telah dibekukan; Penghitungan nilai limit objek Hak Tanggungan berdasarkan penilaian Apraisal Independen; Sisa hasil penjualan objek Hak Tanggungan diserahkan kepada debitur.

The purpose of this research is to identify and analyze factors that cause non performing loan at South Sumatera & Bangka Belitung Development Bank, and the most dominant forms used of the foreclosure to solve non performing loans problems that occured, and the legal protection granted by South Sumatera & Bangka Belitung Development Bank as creditor to debtor on foreclosure that occured. This empirical juridical research using library research to obtain secondary data, and field research to obtain primary data dan secondary data. These data will analyzed qualitatively and presented descriptively. While this research is using non random sampling as sampling technique. The result of this research is the causes of non performing loan at South Sumatera & Bangka Belitung Development Bank derived from debtors factors, particulary due to the debtor who does note have a regular income. The dominant forms of foreclosure used by South Sumatera & Bangka Belitung Development Bank is parate executie, due to its lower cost and shorter period of time in implementation. Then there are 4 (four) forms of legal protection granted provided by South Sumatera & Bangka Belitung Development Bank which are: The foreclosure can olny be done if the credit is in non performing status, and the debtors has been warned before; The foreclosure is only possible if the actual liablity and accrued interst payable is stopped counted; Calculating the limit value of the foreclosure object by an Independent Appraiser; The remaining result from the foreclosure object sales is returned to the debtor. .

Kata Kunci : Perjanjian Kredit Kepemilikan Rumah, Kredit Macet, Hak Tanggungan