Laporkan Masalah

PENGARUH BESAR DAN JENIS MISALIGNMENT PADA TRANSMISI SABUK TERHADAP LEVEL GETARAN

BAYU SETIAWAN ARIF NUGRAHA, Ir. Teguh Pudji Purwanto, M.T

2016 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Sekarang ini dunia industri berkembang dengan sangat pesat. Sehingga dalam suatu kegiatan produksi terdiri dari berbagai alat penunjang. Dengan berbagai alat penunjang yang ada terdapat sistem transmisi yang memiliki fungsi untuk mentransmisikan daya dari sumber tenaga ke berbagai alat penunjang untuk melakukan kegiatan produksi. Belt misalignment merupakan salah satu masalah maintenance yang juga merupakan salah satu sumber getaran pada sistem. hal tersebut dapat menyebabkan berbagai kerusakan pada sistem sehingga akan menimbulkan kerugian secara material, waktu ataupun dalam bentuk lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk 1) Mengetahui hubungan level getaran dengan besar misalignment yang terjadi. 2) Mengetahui apakah terdapat pola khusus pada spektrum frekuensi yang terjadi dalam kaitannya dengan misalignment. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pulley driven sebagai titik acuan atau statis dan pulley pada motor yang digerakkan untuk mendapatkan berberapa misalignment. Misalignment yang menjadi perhatian pada penelitian ini adalah Offset dan Pitch. Variasi 3 kecepatan dilakukan dengan mengatur frekuensi listrik yang masuk. Kecepatan puli yang digunakan adalah 1060 rpm, 850 rpm dan 636 rpm. Dari penelitian tersebut didapatkan beberapa kesimpulan 1) Pengukuran misalignment lebih baik apabila dilakukan pada arah axial. Semakin besar misalignment yang terjadi maka level getaran juga akan semakin meningkat. Penggambaran misalignment yang dilakukan secara 3 dimensi hubungan yang terlihat lebih jelas dari pada pengambaran yang dilakukan secara 2 dimensi. 2) Frekuensi dari puli dan motor akan selalu terekam dalam spektrum frekuensi karena kedua frekuensi tersebut merupakan beberapa sumber getaran sistem dari berbagai sumber getaran yang terdapat pada sistem. Tidak ditemukan pola khusus yang terjadi pada spektrum getaran.

Now the industry is growing very rapidly. Resulting in a production activity consists of various supporting tools. With a various supporting tools that exist are the transmission system that has a function to transmit power from power source to various supporting tools to carry out production activities. Belt Misalignment is one maintenance issue which is also one source of vibration in the system. It can cause various damage to the system so that it will lead to loss of material, time, or in any other form. This study was conducted to 1) Knowing the vibration level relationships with large misalignment. 2) Knowing whether there is a specific pattern in the frequency spectrum that occurs in relation to misalignment. The method used in this study with the driven pulley as a reference point or static and driven pulley on the motor to get some misalignment. Misalignment observed in this study is Offset and Pitch. 3 speed variation is done by adjusting the frequency of incoming electricity. Puli speed used was 1060 rpm, 850 rpm and 636 rpm. From these studies obtained some conclusions 1) Misalignment measurement is better if it is done in axial direction. Increasing misalignment which then causes the vibration levels will also increase. Depiction of misalignment conducted 3-dimensional relationship more evident than in pengambaran conducted in 2 dimensions. 2) Frequency of pulleys and motors will always appear in the frequency spectrum for both frequencies are multiple sources of vibration systems from a variety of sources of vibration are present on the system. Not found specific patterns that occur in the vibration spectrum.

Kata Kunci : Offset, Pitch, misalignment, v - belt, pulley, level, spectrum