Pelestarian Pabrik Gula Gondangbaru Berdasarkan Konsep Ekomuseum
D.S. NUGRAHANI, Dr. Daud Aris Tanudirjo, M.A.
2015 | Tesis | S2 Ilmu ArkeologiKajian ini ditujukan untuk menghasilkan rancangan konsep Pelestarian PG Gondanbaru menggunakan konsep ekomuseum. Saat ini, kajian pelestarian pabrik gula mempunyai urgensi yang tinggi mengingat tingginya ancaman terhadap bekas pabrik gula yang sudah tidak beroperasi. Padahal, pabrik gula merupakan warisan budaya industri yang keberadaannya tidak dapat diabaikan dalam sejarah peradaban manusia, termasuk di Indonesia. Konsep ekomuseum dipilih sebagai dasar pelestarian PG Gondangbaru, karena ekomuseum menawarkan pelestarian warisan budaya secara komprehensif dan dinamis, dengan mengintegrasikan pelestarian warisan budaya dengan lanskap yang melatarinya melalui cara kerja museum dan dengan melibatkan masyarakat lokal secara aktif. Penelitian ini diawali dengan kajian kritis terhadap konsep pelestarian, warisan budaya industri, dan ekomuseum untuk menemukan variable ekomuseum yang sesuai untuk diimplementasikan pada PG Gondangbaru. Hasilnya adalah rancangan konsep yang diintegrasikan dengan kondisi eksisting PG Gondangbaru, untuk menemukan peluang dan tantangannya pada saat konsep rangcangan tersebut diimplementasikan. Identifikasi eksisting kondisi pada PG Gondangbaru dilakukan dengan menggunakan metode full coverhange survey dan indepth interview. Selain menghasilkan rancangan konsep, kajian ini juga memberikan sumbangan bagi pengembangan bidang kajian arkeologi, melalui pengembangan tema kajian Arkeologi Industri yang selama ini belum banyak digeluti.
This study is aimed to produce a concept plan of Gondangbaru Sugar Factory conservation by using ecomuseum concept. Currently, the study of sugar factory conservation is urgently needed since there are lot of dead sugar factories threathened by pillage and demolition. In fact, as an industrial heritage the presence of sugar factory can not be ignored, since it has significant roles in the history of human civilization, including in Indonesia. Ecomuseum has chosen as the basis concept for conservation of Gondangbaru sugar factory since it offers a comprehensive dynamic conservation by integrating cultural heritage and its background landscape through museum works as well as actively involving local communities. This study begins with a critical assessment of several concepts of conservation, industrial heritage, and ecomuseum to find variables in ecomuseum suitable to be implemented in the Gondangbaru sugar factory. The result is a concept plan of ecomuseum which then is integrated to the existing condition of Gondangbaru sugar factory, to find opportunities and challenges when the concept plan is implemented. Identification of existing conditions of the sugar factiry is carried out by using full coverage survey and indepth interview. Besides producing a concept plan, this study also contribute to the development to the study of archeology, through the development of Industrial Archaeology which has not been widely researched.
Kata Kunci : pelestarian, warisan budaya industri, ekomuseum, Pabrik Gula Gondangbaru