Kebijakan Pemerintah Australia Mengenai Para Pencari Suaka (Asylum Seekers) Berupa Pacific Solution dan Operation Sovereign Borders (OSB)
ADI P SUWECAWANGSA, Drs. Dafri Agussalim, MA
2015 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan InternasionalStatus Australia sebagai negara maju dan negara yang ikut meratifikasi Konvensi Jenewa 1951 tentang status pengungsi dan Protokol New York 1967, menjadikan Australia sebagai “surga†bagi para pencari suaka. Negara yang ikut meratifikasi Konvensi Jenewa 1951 dan Protokol New York 1967, mempunyai kewajiban dalam memberikan perlindungan internasional untuk pengungsi. Selain itu, setiap negara anggota dari Konvensi Jenewa 1951 dan Protokol New York 1967 juga berkewajiban dalam memberikan suaka dan status pengungsi bagi para pencari suaka yang masuk ke wilayahnya termasuk juga Negara Australia. Namun dalam perjalanannya, pemerintah Australia justru membuat kebijakan yang bertentangan dengan komitmennya sebagai negara anggota yang ikut meratifikasi Konvesi Jenewa 1951 berupa kebijakan Pacific Solution dan Operation Sovereign Borders (OSB). Kebijakan Pacific Solution dibuat oleh Perdana Menteri John Howard pada masa pemerintahnnya di tahun 2001, sedangkan kebijakan OSB dibuat pada tahun 2013 oleh Perdana Menteri Tony Abbott. Inti dari kedua kebijakan yang bersifat pragmatis ini adalah sebagai respon dalam membendung dan menghentikan gelombang para pencari suaka yang datang ke wilayah Australia terutama yang melewati jalur maritim. Walaupun menuai kecaman dari dunia internasional karena menerapkan kebijakan Pacific Solution dan OSB, yang dikonotasikan gagal dalam menangani para pencari suaka, namun pemerintah australia menganggap hal tersebut adalah pilihan yang paling rasional. Berangkat dari analisa untung dan rugi (cost and benefit) dalam teori Rational Choice, setiap negara dalam menentukan pilihannya harus mengutamakan kepentingan nasional dan cenderung memilih pilihan dengan resiko yang paling sedikit. Dengan menerapkan kebijakan Pacific Solution dan Operation Sovereign Borders (OSB) yang melanggar instrumen internasional berupa Konvensi Jenewa 1951 dan Protokol New York 1967, dinilai lebih sedikit resikonya dari pada harus mengeluarkan dana yang begitu besar untuk mengurusi para pencari suaka yang datang. Kebijakan tersebut juga diklaim sebagai kebijakan perbatasan yang dapat menjaga keamanan negara Australia dari para pencari suaka yang datang dan didentik dengan tindak kriminalitas seperti people smuggling, peredaran narkotika dan pencucian uang.
Australian status as a developed country which ratified Jeneva Convention 1951 about refugee status and New York Protocol 1967 makes Australia on the top of the list of asylum seeker’s destination. States which ratified Jeneva Convention 1951 and New York Protocol 1967 have obligation in giving asylum and status for asylum seekers who come to the state, including Australia. In the other hand, Australia applied policies called Pacific Solution and Operation Sovereign Borders (OSB) which contradictive with its commitment as a state that ratified Jeneva Convention 1951. Pacific Solution was created by John Howard as a Prime Minister of Australia in 2001, while OSB was created by Prime Minister Tony Abbott in 2013. The core of these pragmatic policies is as the response to stop the asylum seekers wave who come to Australia especially from maritime route. Although got critism from international society from applied Pacific Solution and OSB which connoted failed in handling asylum seekers, Australian Government declares it as the most rational choice. Starting from cost and benefit analyzed in Rational Choice theory, any state in making any decision should make its national interest as the priority and tend to choose the less risk of its choice. In applying Pacific Solution and OSB which contradictive with international instrument like Jeneva Convention 1951 and New York Protocol 1967 was analyzed had the less risk than spending much money to manage the asylum seekers. These policies also considered as borders policy that protect the security of Australia from the asylum seekers as identical with crime such as people smuggling, narcotics and money laundry.
Kata Kunci : Asylum Seekers, Policy, Pacific Solution, Operation Sovereign Borders, Rational Choice.