Laporkan Masalah

EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DAN PENGARUHNYA TERHADAP OUTCOME KLINIK PADA PASIEN ANAK PENDERITA PNEUMONIA DI RSUD Dr. SOEDARSO PONTIANAK

RICHA PURNAMASARI, Prof. Dr. Djoko Wahyono, SU., Apt.;dr.Titik Nuryastuti, M.Si, Sp.MK.Ph.D

2015 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Pneumonia merupakan suatu penyakit infeksi yang banyak menyebabkan kematian pada anak. Penemuan penderita pneumonia pada balita usia dibawah 5 tahun di Indonesia pada tahun 2014, sebanyak 206.363 penderita pneumonia balita usia di bawah 1 tahun dengan 15.997 balita menderita pneumonia berat dan sebanyak 419.102 penderita pneumonia balita usia 1-4 tahun dengan pneumonia berat 16.028 balita. Penggunaan antibiotik karena infeksi bakteri pada pneumonia harus memperhatikan kerasionalan terapi. Penggunaan obat secara tidak rasional dapat menimbulkan pengobatan kurang efektif, resiko efek samping, meningkatnya resistensi antibiotik dan tingginya biaya pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik dan pengaruhnya terhadap outcome klinik pasien anak penderita pneumonia di RSUD Dr.Soedarso Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain kohort retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien anak dengan infeksi pneumonia yang dirawat inap di RSUD Dr. Soedarso Pontianak periode Januari 2013-Agustus 2015. Pasien yang memenuhi kriteria inklusi dievaluasi rasionalitas penggunaan antibiotiknya dengan metode Gyssens serta outcome klinik setelah terapi antibiotik empiris diberikan selama tiga hari. Data dianalisis dengan uji statistik Chi-square (variabel kategorik). Jumlah pasien pada penelitian ini sebanyak 208 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik untuk terapi empiris yang diberikan kepada pasien anak penderita pneumonia setelah dievaluasi dengan metode Gyssens, diperoleh 93 pasien (44,71%) penggunaannya rasional (kategori 0) dan 115 pasien (55,29%) tidak rasional meliputi 0,48% (kategori I), 18,75% (kategori IIA), 15,39% (kategori IIB), 17,31% (kategori IIIA), 1,44% (kategori IVC) dan 1,92% (kategori IVD). Penggunaan antibiotik rasional pada pasien anak penderita pneumonia di RSUD Dr.Soedarso Pontianak memberikan outcome klinik (suhu, laju pernafasan, retraksi dan angka leukosit) lebih baik dibandingkan dengan pasien anak yang mendapatkan antibiotik tidak rasional (p<0,05); RR=6,18; 95% CI 3,44-11,12.

Pneumonia is an infectious disease that caused many deaths in pediatric. The case detection of pneumonia in children aged under five years in Indonesia in 2014, as many as 206.363 infants aged under one year suffer from pneumonia with 15.997 infants suffer from severe pneumonia and as many as 419.102 children aged 1-4 years suffer from pneumonia with 16.028 children suffer from severe pneumonia.The use of antibiotics for a bacterial infection of pneumonia must consider the rationality of therapy. The Irrational use of medicines can lead to less effective treatment, the risk of side effects, increasing antibiotic resistance, and high cost of treatment. This study aimed to determine the rationality of the use of antibiotics and its effect to the patient clinical outcomes of pediatric with pneumonia in Dr.Soedarso Hospital Pontianak. This research was an analytical study used a retrospective cohort design from medical records of pediatric patients with pneumonia who were hospitalized in the Dr.Soedarso Hospital period of January 2013 to August 2015. The patient who met the inclusion criteria was evaluated the rationality of the use of the antibiotic with Gyssens method and the clinical outcome was evaluated after empirical antibiotic therapy given for three days. Data were analyzed with statistical test Chi-square (categorical variables). The number of patients in this research were 208 patients. The results showed that the use of antibiotics for empiric therapy given to pediatric patients with pneumonia after evaluated by Gyssens method, obtained 93 patients (44.71%) used rational (category 0) and 115 patients (55.29%) irrational, involve 0.48% (category I), 18.75% (category IIA), 15.39% (category IIB), 17.31% (category IIIA), 1.44% (category IVC) and 1.92% (category IVD). The rational use of antibiotics in pediatric with pneumonia at Dr.Soedarso Hospital Pontianak given the clinical outcomes (temperature, respiration rate, retractions, and the number of leukocytes) better than compared with pediatric patients who receive irrational antibiotics (p<0.05); RR=6.18; 95% CI 3.44-11.12.

Kata Kunci : pneumonia anak, antibiotik, rasionalitas, outcome klinik, metode Gyssens

  1. S2-2015-372932-abstract.pdf  
  2. S2-2015-372932-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-372932-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-372932-title.pdf