Laporkan Masalah

Aktivitas Antioksidan dan Analisis Histokimia Organ Vegetatif dan Generatif Acalypha indica L. dan Acalypha wilkesiana Muell.Arg.

NOVIA AGUSTINA, Prof. Dr. L. Hartanto Nugroho, M.Agr.; Dr. Yekti Asih Purwestri, M.Si.

2015 | Tesis | S2 Biologi

Acalypha indica L. dan Acalypha wilkesiana Muell.Arg. merupakan anggota Euphorbiaceae yang memiliki sejarah etnofarmakologi. Ekstrak metanol akar dan daun Acalypha indica L. diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Acalypha wilkesiana Muell.Arg. dimungkinkan memiliki potensi yang sama karena tumbuhan yang berkerabat dekat umumnya memiliki senyawa bioaktif yang sama. Pemanfaatan Acalypha indica L. dan Acalypha wilkesiana Muell.Arg. belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antioksidan, kadar senyawa metabolit sekunder, lokasi dan distribusi senyawa metabolit sekunder serta struktur sekretori pada jaringan tumbuhan Acalypha indica L. dan Acalypha wilkesiana Muell.Arg. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dengan ekstrak kloroform dan metanol dari organ batang, daun, dan bunga-buah-biji. Histokimia dilakukan untuk analisis senyawa metabolit sekunder di dalam jaringan tumbuhan. Hasil uji DPPH menunjukkan adanya aktivitas antioksidan yang tinggi pada ekstrak metanol dan bunga-buah-biji Acalypha wilkesiana, yaitu dengan IC50 3,42±0,78 μg/ml dan 4,71±0,71 μg/ml. Besarnya aktivitas antioksidan dipengaruhi oleh kadar fenol, flavonoid, dan tanin. Kadar fenol ekstrak metanol daun dan bunga-buah-biji Acalypha wilkesiana 238,89±19,48 % GAE dan 301,22±32,16 % GAE flavonoid 36,93±2,01 % QE dan 58,67±1,51 % QE; dan tanin 84,18±5,68 % GAE dan 60,96±0,67 % GAE. Hasil uji histokimia menunjukkan bahwa fenol, flavonoid, tanin dan alkaloid dapat ditemukan pada organ batang, daun, dan bunga-buah-biji Acalypha indica dan Acalypha wilkesiana, dan terdistribusi hampir di seluruh jaringan. Struktur sekretori berupa sekretori internal dan eksternal, yaitu trikoma glandular tipe capitate.

Acalypha indica L. and Acalypha wilkesiana Muell.Arg. belong to Euphorbiaceae, have ethnopharmacological history. Methanol extract of Acalypha indica L. leaves and root have antioxidant activity. Acalypha wilkesiana Muell.Arg. may has the same potential because the close relation plants have the same bioactive compounds. The use of Acalypha indica L. dan Acalypha wilkesiana Muell.Arg. have not been optimalized yet. This research aims to know the antioxidant potential, secondary metabolites content, the location and distribution of secondary metabolites, secretory structure of Acalypha indica L. and Acalypha wilkesiana Muell.Arg. Antioxidant activity determined by DPPH methode using chloroform and methanol of stem, leaves, and flower-fruit-seed extracts. Secondary metabolites analyzed by histochemical test. DPPH test indicates the high antioxidant activity of methanolic extract from leaves and flower-fruit-seed of Acalypha wilkesiana, with IC50 value are 3,42±0,78 μg/ml and 4,71±0,71 μg/ml. Antioxidant activity is influenced by phenol, flavonoids, and tannin content. The phenol content of leaves and flower-fruit-seed methanolic extract of Acalypha wilkesiana are 238,89±19,48 % GAE and 301,22±32,16 % GAE; flavonoid content are 36,93±2,01 % QE and 58,67±1,51 % QE; and tannin content are 84,18±5,68 % GAE and 60,96±0,67 % GAE. Histochemical test result shows that phenol, flavonoids, tannin, and alkaloids can be found in the stem, leaves, and flower-fruit-seed of Acalypha indica and Acalypha wilkesiana. Their distribution are almost in the whole tissues. The secretory stucture are internal structure and external structure, that is capitate glandular trichome.

Kata Kunci : Acalypha indica L., Acalypha wilkesiana Muell.Arg, antioksidan, metabolit sekunder, histokimia

  1. S2-2015-353654-abstract.pdf  
  2. S2-2015-353654-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-353654-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-353654-title.pdf