Laporkan Masalah

Relasi Kuasa dan Ruang Partisipasi Baru (Studi kasus: Relasi Kuasa Lembaga Ombudsman Daerah DIY tahun 2005-2015 dengan Ruang Kuasa di Level Lokal)

RATNA MUSTIKA SARI, Nur Azizah, S.IP., M.Sc

2015 | Tesis | S2 Politik dan Pemerintahan

Tulisan ini dimulai dari ketertarikan penulis untuk membaca relasi kuasa antara Lembaga Ombudsman Daerah DIY sebagai ruang partipasi baru dengan ruang kuasa yang telah menciptakannya ruang tesebut. Ruang baru partisipasi ini lahir dari reformasi tata kelola pemerintahan yang memberikan peluang untuk melahirkan struktur baru dan arena baru yang demokratis berada ditengah (intermediate), terletak antara Negara dan warganegara. Perubahan politik dan relasi kuasa pada fase pasca pembentukan LOD DIY menjadikan ruang kuasa yang telah melahirkan LOD DIY melakukan intervensi terhadap ruang partisiapsi baru yang telah dibentuknya. Yang pada akhirnya ‘dipaksa’ kembali pada corak kekuasaan yang telah membentuknya. Lebih jauh tulisan ini akan mengkaji sejauh mana LOD DIY melakukan perlawanan dan menggunakan ruang kuasa yang ada diluar dirinya untuk mengembalikan esensi dari hadirnya ruang partisipasi baru. Pertanyaan besar dalam penelitian ini adalah Bagaimana tantangan kuasa yang dihadapi LOD DIY sebagai ruang partisipasi baru?. Berdasar dua pertanyaan tersebut, Penulis menurunkan menjadi tiga pertanyaan: (1) Bagaimana Situasi dan konstelasi politik yang terjadi sehingga pembentukan LOD DIY sebagai ruang partisipasi baru diwujudkann oleh Pemerintah DIY DIY? (2) Bagaimana perubahan konstelasi politik yang terjadi pada pasca pembentukan LOD DIY sebagai ruang partisipasi baru, dan apa penyebab dari perubahan konstelasi tersebut? (3) Bagaimana upaya LOD DIY mengadvokasi dirinya dari upaya kontrol dan dominasi ruang kuasa yang telah menciptakannya serta sejauh mana masyarakat sipil berkontribsi terhadap advokasi tersebut. Dalam menjawab rumusan masalah diatas, Penulis menggunakna Teori Power Cube (teori kubus kekuasaan) dari Gaventa. Teori ini melihat relasi antara level, formasi dan arena kekuasaan bersifat terpisah tapi saling terhubung satu dengan lain. Dari beberapa dimensi kekuasaan tersebut, Penulis hanya akan menggunakan kekuasaan pada level lokal dan nasional dengan arena kekuasaan di LOD DIY sebagai invited spaces dalam relasinya dengan tiga formasi kekuasaan yaitu:visible, hidden dan invisible power. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Ada tiga Temuan dan Kesimpulan dari Kajian mengenai relasi kuasa dan Ruang Partisipasi Baru dengan studi kasus LOD DIY. Pertama, LOD DIY sebagai Ruang partisipasi baru diciptakan dengan formasi visible power yang lahir melalui mekanisme formal dengan menggunakan instrumen dan kebijakan dari pemerintah daerah. Kedua, LOD DIY berelasi dengan dua dinamika ruang kuasa yang berbeda, pertama ruang kuasa yang telah menciptakan LOD DIY dan kedua adalah ruang kuasa yang menjadi objek pengawasan LOD DIY. Relasi antara LOD DIYdengan dua dinamika ruang kuasa tersebut melahirkan problem ketika LOD DIY melakukan dua pola relasi. (1) relasi dengan ruang kuasa tersebut mengusik kepentingan dari ruang yang telah menciptakannya yang sekaligus sebagai ruang kuasa yang menjadi objek pengawasannya (baca:terlapor di LOD DIY). Gubernur DIY yang sekaligus adalah raja memiliki formasi kuasa yang tidak hanya bersifat visible sebagai Gubernur DIY. Hidden power yang melekat pada dirinya sebagai raja akan digunakan apabila kepentingannya terancam dengan keberadaan ruang partisipasi yang telah dibuatnya. Birokrasi dalam lingkar dekat Gubernur DIY yang sekaligus sebagai raja memiliki invisible power yang mana dalam dirinya ada kuasa bawah sadar yang menggerakan dirinya untuk mengamankan posisi dan citra sebagai raja.(2) relasi LOD DIY dan ruang kuasa yang menjadi objek pengawasannya seharusnya bersifat visible power. Namun, tidak selalu relasi yang terbangun antara LOD DIY dan ruang kuasa yang menjadi objek pengawasannya direspon dengan bentuk formal kekuasaan. Ketiga, Pola relasi LOD DIY dan ruang kuasa dengan formasi kekuasaan yang bersifat simultan (hidden, visible dan invisible) telah melahirkan dominasi dan kontrol dari ruang kuasa yang telah menciptakan LOD DIY. Dominasi dan kontrol dari ruang kuasa ini melahirkan beberapa corak kelembagaan LOD DIY sebagai ruang partisipasi baru. Keempat, Dominasi dan kontrol dari ruang kuasa terhadap LOD DIY berujung pada ‘penutupan’ ruang partisipasi baru. ‘penutupan’ ruang partisipasi baru ini melahirkan pola advokasi LOD DIY terhadap dirinya maupun bentuk advokasi masyarakat sipil terhadap keberadaan lembaga ini. Namun, perlahan dan pasti baik advokasi yang datang dari masyarakat sipil maupun LOD DIY sendiri tidak berpengaruh terhadap karakter ruang kuasa untuk ‘menentukan’ corak dari ruang partisipasi baru ini.

This paper starts from the author's interest to read the power relation between the Regional Ombudsman Institution DIY as a new participation space with the space power that has created space. The new space is born from the participation of governance reform that gives an opportunity to give birth to a new structure and a new democratic arena in center (intermediate), located between State and citizen. Political changes and power relations in the post-establishment phase of LOD DIY make space power that has spawned LOD DIY intervene against partisiapsi new space that has been formed. Which eventually 'forced' back in style powers that have formed it. Furthermore, this paper will examine the extent to which LOD DIY resistance and use of space which is beyond his power to restore the essence of the presence of new spaces for participation. The big question in this research is how the power of the challenges facing LOD DIY as new spaces for participation?. Based on these two questions, Writer lowered to three questions: (1) How does the situation and the political constellation that formation DIY LOD as new spaces for participation by the Government realized DIY DIY? (2) How to change the political constellation that occurred in the post-formation DIY LOD as new spaces for participation, and what are the causes of changes in the constellation? (3) How LOD DIY advocate for her efforts from the efforts of control and domination of space powers that have been created as well as the extent to which civil society contributed towards advocacy. In answer to the above problem formulation, author using Theory of Power Cube (cube power theory) of Gaventa. This theory see the relation between levels, formation and arenas of power are separate but mutually connected to each other. From multiple dimensions of power, I'm only going to use the power at the local and national level with the arena of power in LOD DIY as invited spaces in relation to the three formations of power, namely: visible, hidden and invisible power. The method used is a case study. There are three Findings and Conclusions of the Study on power relations and participation Space New case study LOD DIY. First, LOD DIY as a new participatory space created by the formation of a power-born visible through a formal mechanism by using instruments and policies of the local government. Secondly, LOD DIY relate to two different power dynamics of space, the first space power that has created LOD DIY and the second is a space power is the object of scrutiny LOD DIY. LOD DIYdengan relations between the two dynamics that gave birth to the power space problem when LOD DIY perform two patterns of relationship. (1) relations with the power chamber to disturb the interests of space that has been created that as well as a space power is the object of supervision (read: reported in LOD DIY). DIY governor who once was the king has the power formations are not only visible as Governor DIY. Hidden power inherent in himself as king would be used if its interests are threatened by the existence of spaces for participation that have been made. Bureaucracy in circumference near Governor DIY as well as kings have invisible power which in itself there is the power of the subconscious that drives him to secure the position and image of the king. (2) relationships LOD DIY and space power is the object of supervision should be visible power. However, it is not always a relationship built between LOD DIY and space power is the object of supervision responded with formal forms of power. Third, the pattern of relations LOD DIY and space power with power formations that are simultaneous (hidden, visible and invisible) has spawned the dominance and control of space power that has created LOD DIY. Domination and control of this power chamber bore some institutional patterns LOD DIY as new spaces for participation. Fourth, Domination and control of power to the LOD DIY space led to the 'closure' of new participation spaces. 'closure' participation space recently given birth patterns LOD DIY advocacy against him and form a civil society advocacy on the existence of this institution. However, slowly and surely both advocacy come from civil society and the LOD DIY itself does not affect the character of the space power to 'determine' the style of this new participation spaces.

Kata Kunci : Kata kunci: Relasi Kuasa, Ruang Partisipasi Baru, Ruang Kuasa

  1. S2-2015-359663-abstract.pdf  
  2. S2-2015-359663-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-359663-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-359663-title.pdf