Laporkan Masalah

Studi Batuan Asal dan Granulometri Batupasir Formasi Balikpapan di Daerah Palaran dan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur

MUHAMMAD RIZKI S, Rahmadi Hidayat, S.T., M.Eng.

2015 | Skripsi | S1 TEKNIK GEOLOGI

Batupasir Formasi Balikpapan merupakan salah satu elemen penting dalam kaitannya dengan reservoar minyak bumi pada Cekungan Kutai. Dengan tipe lingkungan pengendapan fluvio-deltaik yang memungkinkan perbedaan batuan asal dan mekanisme sedimentasi secara lokal, studi provenance dan granulometri menjadi sangat penting untuk dilakukan, termasuk pada singkapan di daerah Palaran dan Sanga-Sanga, Kutai Kertanegara sebagai area penelitian ini. Analisis granulometri secara matematis dan grafis serta analisis petrografi dilakukan pada sampel perconto batuan. Analisis granulometri memperlihatkan rerata ukuran butir antara pasir kasar-halus (0,74-2,54 phi untuk metode matematis; 0,75-2,50 untuk metode grafis). Deviasi standar berada pada interval pooly sorted-well sorted (0,53-2,15 untuk metode matematis; 0,45-2,10 untuk metode grafis). Nilai skewness berada pada interval very fine skewed-very coarse skewed ([-0,61]-1,07 untuk metode matematis; [-0,53]-0,77 untuk metode grafis). Nilai kurtosis berkisar 1,24-10 untuk metode matematis dan 0,49-2,23 untuk metode grafis. Analisis morfologi butir dari data sampel menunjukkan dominasi kebundaraan pada kelas subangular - subrounded dan kebolaan pada kelas subequent - very equent. Pengamatan petrografi menunjukkan kategori arenite dengan komposisi kuarsa (78,82% - 95,50%), feldspar (0,30% - 1,18%), dan litik (8,70 - 14,79%). Berdasarkan hasil analisis, daerah penelitian berada pada sistem tektonik orogen terdaurkan dengan batuan asal bersumber batuan dasar Schwaner dan sedimen yang terbentuk pada saat awal pemekaran. Formasi Balikpapan yang terbukti sebagai reservoar memiliki lingkungan pengendapan fluvio-deltaik dengan kandungan matriks <15% yang termasuk ke dalam kelompok arenite dan memiliki kedewasaan tingkat submature.

Balikpapan sandstones is an important element of petroleum reservoir in Kutai Basin. With the type of fluvio-deltaic depositional environment that allows distinction of provenance and local mechanism, provenance and granulometri studies are very important as the purpose of this research. Study area is located in Palaran and Sanga-Sanga, Kutai Kertanegara. Granulometri mathematically analyzes and graphics as well as petrographic analysis carried out on samples of the rock sample. Granulometri analysis indicates the mean grain size between fine-coarse grain (0.74 to 2.54 phi for mathematical methods; 0.75 to 2.50 phi for a graphical method). Standard deviation indicate poorly sorted-well sorted (0.53 to 2.15 for mathematical methods; 0.45 to 2.10 for a graphical method). Skewness indicates very fine skewed-very coarse skewed ([-0.61] - 1.07 for mathematical methods; [-0.53] - 0.77 for the graphical method). Kurtosis values ranging from 1.24 to 10 for a mathematical method and 0.49 to 2.23 for graphical methods. Analysis of grain morphology of the sample data show interval subangular-subrounded and subequent-very equent. Petrographic observations indicate Balikpapan Formation sandstones consists of arenite group with composition quartz (78.82% - 95.50%), feldspar (0.30% - 1.18%), and lithic (8.70 - 14.79%). Provenance study show that study area is belong to recycled orogen tectonic setting and derived from Schwaner basement and syn-rift sediment as a source. Balikpapan Formation sandstones as reservoir has fluvio-deltaic depositional environment, matrix contain <15% belonging to the group arenite and have the maturity submature.

Kata Kunci : Formasi Balikpapan, Granulometri, Studi Provenance

  1. S1-2015-319101-abstract.pdf  
  2. S1-2015-319101-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-319101-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-319101-title.pdf