Interaksi Spasial di Kawasan Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Bantul, daerah Istimewa Yogyakarta
RENINDYA AZIZZA K, M. Sani Roychansyah, S.T., M.Eng., D.Eng; Ir. Didik Kristiadi, MLA., M.Arch.UD
2015 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan DaerahInteraksi spasial merupakan pergerakan barang, informasi, orang, ide antara satu tempat dan tempat yang lain. Interaksi antar tempat ini bisa terjadi di mana saja melalui adanya manusia dan kegiatan yang dilakukan di dalam ruang. Salah satu area yang khas, yang terdapat interaksi spasial di dalamnya yaitu pondok pesantren. Interaksi spasial di area tersebut mampu mencerminkan keunikan interaksi spasial kawasan di Indonesia. Sebagai kota pelajar, Yogyakarta memiliki berbagai jenis tempat pendidikan salah satunya adalah pondok pesantren Penelitian ini berlokasi di Kawasan Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Bantul, D. I. Yogyakarta. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan interaksi spasial di Kawasan Pondok Pesantren Al- Munawwir Krapyak dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan induktif-kualitatif. Pendekatan ini dilakukan dengan cara mengolah unit-unit informasi yang diperoleh di lapangan, kemudian dilakukan pengkodean, kategorisasi, dan konseptualisasi. Penelitian ini menggunakan studi kasus tunggal. Kasus tunggal ini diangkat karena penghuni pondok pesantren berbeda dengan pondok pesantren pada umumnya. Penghuni tersebut yaitu santri mahasiswa yang kuliah di universitas yang ada di Kawasan Perkotaan Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa interaksi spasial yang terjadi di Kawasan Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak merupakan interaksi spasial pinggiran kota yang tradisional-religius. Prinsip pembentuk interaksi yang paling menonjol yaitu hubungan permintaan dan penawaran yang tercermin dalam kegiatan jual beli, bersosialisasi, belajar-mengajar, dan beribadah. Aturan interaksi yang sesuai dengan nilai masyarakat dan syariat agama Islam merupakan temuan baru terkait teori interaksi spasial. Temuan lainnya yang juga mempengaruhi interaksi spasial yaitu lokasi kawasan dalam tatanan letak perkotaan dan media komunikasi dalam berinteraksi.
Spatial interaction is movement of goods, information, people, and idea between one place and another place. Interaction between places could happen anywhere through human existence and their activities in space. One of the unique areas that contained spatial interaction is Islamic boarding school. Spatial interaction in that area can reflect the uniqueness of district spatial interaction in Indonesia. As a city of student, Yogyakarta has various types of education. One of that education is Islamic boarding school. This study is located in district of Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Bantul, D.I.Yogyakarta . The purpose of this study is to describe spatial interaction in the area of Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak and factors that influenced it. This study uses a case study method with inductive-qualitative approach. This approach is done by processing units of information obtained in the field and then coding, categorization and conceptualization information from the field. This study uses single case study. It is because the occupants of Islamic boarding school to be a little bit different from general Islamic boarding school. That occupants are students who study at universities in Yogyakarta Urban Area (Kawasan Perkotaan Yogyakarta). Based on this research, it was found that the spatial interaction that occurs in the area of Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak is spatial interaction in urban fringe that traditional-religious. The most prominent principle of forming interactions in this research is relationship between supply and demand which is reflected in the buying and selling activities, socializing, learning, and worship. The rules of interaction that according to community values and religious laws of Islam are the new findings related to the theory of spatial interaction. Other findings which influenced to spatial interaction is the location of area in urban structure and communication media to interact.
Kata Kunci : interaksi spasial, pondok pesantren, tradisional-religius, pinggiran kota, perkotaan yogyakarta/ spatial interaction, islamic boarding school, traditional-religious, urban fringe, urban Yogyakarta