PENATAAN ENCLOSURE RUANG JALAN KOMERSIAL SESUAI KENYAMANAN TERMAL BAGI PEJALAN KAKI Studi Kasus: Jalan Raya Seturan (UPN-Babarsari)
ROCKY STEVANUS, Dr.Ir. Djoko Wijoyo M.Arch
2015 | Tesis | S2 Desain Kawasan BinaanKenyamanan termal menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam pengembangan sebuah kawasan (urban development). Kegiatan manusia secara langsung dipengaruhi oleh suhu udara di sekitar aktivitas mereka berlangsung. Kualitas kenyaman termal suatu kawasan menurun, hal tersebut dipercaya karena fenomena pembangunan perkotaan membawa konsekuensi negatif terhadap beberapa aspek, termasuk aspek lingkungan. Jalan Seturan Raya merupakan sebuah koridor kawasan komersial yang sedang berkembang. Bangunan-bangunan baru tumbuh dan berkembang sejalan dengan adanya kawasan komersial di daerah kampus STIE YKPN. Pertumbuhan tersebut turut mempengaruhi kenyamanan termal ruang pada koridor yang menyebabkan ketidaknyamanan pengguna jalan, terutama pejalan kaki. Kenyamanan termal pada ruang aktivitas para pengguna jalan, menurut Wong Nyuk Hien ada tiga elemen urban yang dominan berpengaruh pada termal mikro yaitu bangunan, area perkerasan (konblok atau aspal) dan area hijau. Ketiga elemen urban tersebut memiliki korelasi dengan unsur pembentuk pelingkup (enclosure) ruang jalan. Maka dari itu penelitian ini meneliti tentang kenyamanan termal enclosure ruang jalan yang nyaman bagi pengguna jalan, terutama pejalan kaki. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimental. Metode kuantitatif eksperimental yaitu melakukan pemahaman mengenai masalah-masalah di lapangan berdasarkan kondisi realistik, pengumpulan data lalu melakukan beberapa simulasi solusi masalah pada kawasan. Dalam proses analisisnya dibantu dengan EnviMet v 3.1 sehingga akan memudahkan dalam melakukan pengecekan dan simulasi kondisi lapangan. Hasil penelitian yang berupa tingkat kenyamanan termal yang diakibatkan oleh tantanan enclosure ruang jalan. Pada akhirnya, penelitian ini berguna dalam penyusunan arahan desain yang dapat memperbaiki kualitas termal untuk pejalan kaki dan pengguna lain di Jalan Seturan Raya (UPN-Babarsari).
Thermal comfort is the important aspect that should be considered in the urban development. Human activities are directly influenced by air temperature when the quality of the thermal comfort of an area decreases; it is believed due to the phenomenon of urban development that brings negative consequences on several aspects, including environmental. Jalan Seturan Raya is a corridor growing commercial area. Many new buildings grow and develop in line with the commercial hub of the area surround Academy of Economic Studies YKPN. The growths also influence the thermal comfort in the corridor that led to the inconvenience of road users, especially pedestrians. Referred to Wong Nyuk Hien, thermal comfort in pedestrians space, there are three dominant elements that affect micro thermal: buildings, pavement (asphalt), and green area.Those three elements have a correlation with the forming enclosure elements. This research examined the direction of enclosure arrangement that is convenient for road users, especially for pedestrians. The research method is quantitative experimental. Quantitative experimental method is understanding the problems in the field based on realistic conditions , collecting data and do some simulation to solve the problems in research. Analysis process in this research is assisted by EnviMet v 3.1 that will facilitate the checking and simulate the existing conditions of Jalan Raya Seturan. The research result is the level of thermal comfort in the arrangement of the space enclosure. This research is expected to be useful in the forming design guideline to improve thermal qualities for pedestrians and road users in Jalan Seturan Raya (UPN � Babarsari).
Kata Kunci : Enclosure ruang jalan, kenyamanan termal, pejalan kaki.