Laporkan Masalah

Analisis Pergerakan Dinding Penahan Tanah Plaza Andrawina, Komplek Situs Ratu Boko, Yogyakarta

RISQI FARIS HIDAYAT, Dr. Ir. Ahmad Rifai, M.T

2014 | Skripsi | TEKNIK SIPIL

Situs Ratu Boko terletak di suatu daerah perbukitan yang terjal sehingga dimungkinkan terjadinya pergerakan lereng di wilayah tersebut. Hal ini akan berdampak terhadap bangunan yang ada di sekitarnya, termasuk dinding penahan tanah. Pada penelitian ini dilakukan analisis pergerakan dinding penahan tanah Plaza Andrawina bagian bawah, Komplek Situs Ratu Boko, Yogyakarta. Penelitian ini didahului dengan pengambilan sampel tanah dengan alat hand auger. Analisis pergerakan dinding dimulai dengan analisis dimensi eksisting, gaya-gaya yang bekerja, serta stabilitas struktur. Analisis dilanjutkan dengan permodelan lereng dan struktur pada Program Plaxis v8.6 untuk mendapatkan nilai displacement setiap dinding yang ditinjau. Dari penelitian ini diketahui bahwa dimensi lebar bawah seluruh dinding penahan tanah yang ditinjau belum memenuhi persyaratan dimensi dinding penahan tanah menurut Bowles. Stabilitas dinding penahan tanah 5, 6, dan 7 telah memenuhi faktor aman penggeseran dan penggulingan tetapi belum memenuhi faktor aman daya dukung tanah dasar sedangkan dinding penahan tanah 8 belum memenuhi seluruh angka aman stabilitas. Dari hasil yang diperoleh diberikan rekomendasi perbaikan dengan dinding counterfort. Dengan adanya struktur counterfort, faktor aman stabilitas geser naik dari 1,551 menjadi 2,531, faktor aman stabilitas guling naik dari 1,454 menjadi 3,124, dan faktor aman kuat dukung tanah dasar naik dari 0,283 menjadi 4,719. Total displacement maksimum terletak pada dinding penahan tanah 8 sebesar 3,495 cm dan berkurang dengan adanya perkuatan dinding counterfort menjadi 3,452 cm. Hasil tersebut dapat dikatakan relatif aman terhadap bahaya longsor.

Ratu Boko Site is located in a steep hill so the slope movements might be occurred. This will affect the existing buildings in the area, including the retaining wall. This research will analyze the movement of retaining wall as the part of Plaza Andrawina, Ratu Boko Site, Yogyakarta. This study was preceded by soil sampling using hand auger. Analysis of wall movement begins with an analysis of the existing dimensions, the external forces, as well as the stability of the structure itself. Analysis followed by modeling the slope including the structure in Plaxis program version 8.6 to get the value of displacement of each wall. Based on the analysis, the entire bottom width of the retaining wall does not meet the requirement according to Bowles. The stability of the retaining wall 5 , 6 , and 7 have met sliding and overturning resistance but do not meet bearing capacity resistance while retaining wall 8 has not complied with all stability. Based on the results obtained, the wall dimension should be improved by using counterfort wall. By using counterfort wall on wall 8, sliding stability rose from 1,551 into 2,531, overturning stability rose from 1,454 into 3,124, and bearing capacity stability rose from 0.283 into 4,719. The maximum total displacement of wall 8 is 3,495 cm and decrease to 3,452 cm due to wall counterfort. These results are relatively safe of landslides.

Kata Kunci : stabilitas, deformasi, struktur counterfort


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.