Laporkan Masalah

ASSESSING THE POTENTIAL GROWTH OF AIR CARGO IN INDONESIAN AIRPORTS

PRINALI EKA PUTRA, Dr. Eng. Muhammad Zudhy Irawan, S.T.,M.T. dan Ir. Wardhani Sartono, M.Sc.

2015 | Tesis | S2 Sistem dan Teknik Transportasi

Indonesia membutuhkan sebuah system logistik yang efisien dan dapat diandalkan untuk memastikan pendistribusian barang dan jasa berjalan baik. Berdasarkan kondisi ekonomi, posisi geografis dan demografis seharusnya trasnportasi udara memerankan peranan yang sangat penting pada rantai supply kargo udara, terutama dalam hal kapasitas. Saat ini kargo udara di Indonesia memiliki rata-rata pertumbuhan tahunan sekitar 6%, dari periode 2007 hingga 2014. Namun demikian, total kapasitas kargo udara di Indonesia jauh tertinggal dari beberapa Negara tetangga kita di ASEAN, seperti Singapura dan Malaysia. Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2012 tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional. Peraturan Presiden tersebut terdapat delapan Bandar udara yang ditunjuk sebagai Bandar udara kargo. Analisa Pasar dan SWOT telah diimplementasikan untuk menganalisa dan menilai tujuh Bandar udara yang disebutkan dalam Peraturan Presiden di atas. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa kargo udara Indonesia mempunya potensi yang besar untuk ditingkatkan. Akhirnya, sebuah rencana aksi strategis yang melibatkan Pemerintah Indonesia sebagai regulator dan operator pada industri kargo udara di Indonesia akan ditampilkan. Rencana aksi strategis tersebut menyorot beberapa factor penting seperti efisiensi dalam birokrasi. Jumlah maskapai kargo udara dan pusat pelatihan, infrastruktur kargo udara, jaringan destinasi Bandar udara dan pemasaran serta implementasi Teknologi Informasi.

Indonesia needs an efficient and reliable logistics system to ensure the distribution of goods and services runs well. Regarding the economic, geographic and demographic conditions of Indonesia, air transportation is supposed to play an important role in the cargo supply chain, especially in terms of capacity. At the moment Indonesian air cargo has more than average growth 6% per annum between 2007 and 2014. Nevertheless, total air cargo capacity in Indonesian airports is lower than Singapore, Malaysia and some neighbouring countries in the South Eastern Asia region. The Indonesian government has published a Presidential Decree Number 26 Year 2012 regarding the Blueprint of Development of the National Logistic Systems. Within this Presidential Decree, eight airports were appointed to support national logistics in air cargo. The research aim is to assess potential air cargo in Indonesian airports. Market and SWOT analyses were applied to analyse and assess seven of eight airports that are mentioned in the Presidential Decree mentioned above. The results show that Indonesia has great potential to improve air cargo capacity in Indonesian airports. Finally, a strategic plan that involves the Indonesian government as a regulator and operator of the air cargo industry is presented. The strategic plan highlighted several important factors such as bureaucracy efficiency, number of air freighters and approved training, air cargo infrastructure, airport networking and marketing, and IT implementation.

Kata Kunci : National Logistic Systems, Air cargo capacity, Indonesian airports, Cargo supply chain, Strategic plan.

  1. S2-2015-353406-abstract.pdf  
  2. S2-2015-353406-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-353406-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-353406-title.pdf