PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), BELANJA PEMERINTAH, DAN PENGANGGURAN PADA TINGKAT KEMISKINAN PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2010-2013
AGUSTINA SINULINGGA, Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc.
2015 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanKemiskinan merupakan masalah multidimensi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, seperti pendidikan, kesehatan, pendapatan, pengangguran, akses terhadap pelayanan dan infrastruktur dasar, gender dan lokasi geografis. Berbagai program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan telah banyak dilakukan, namun selama tahun 2010-2013 tingkat kemiskinan antar kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara masih menunjukkan angka yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Belanja Pemerintah dan Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2010-2013. Variabel yang digunakan adalah tingkat kemiskinan sebagai variabel terikat (dependent variable) dan angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, pengeluaran riil per kapita, belanja langsung dan tingkat pengangguran terbuka sebagai variabel bebas (independent variable). Jenis data menggunakan data panel dengan kabupaten/kota sebagai unit (cross-section) dan tahun 2010-2013 sebagai waktu (time series). Alat analisis yag digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan teknik estimasi fixed effect model. Hasil analisis menunjukkan bahwa angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, pengeluaran riil per kapita, belanja langsung dan tingkat pengangguran berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Hal ini berarti bahwa apabila terjadi peningkatan pada kelima variabel tersebut akan menurunkan tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara.
Poverty was a multidimensional problem that was influenced by many interrelated factors, such as education, health, income, unemployment, access to basic services and infrastructure, gender and geographical location. Various government programs related to poverty reduction have been carried out, but during the period 2010-2013 the level of poverty among regencies/city in North Sumatera Province still showed significantly high. The research aimed to analyze the effect of the Human Development Index (HDI), government spending and unemployment on poverty level in regencies/city of North Sumatera Province in 2010-2013. Variable used poverty level as dependent variable and Life Expectancy at Birth, Mean Years of Schooling, Purchasing Power Parity, government spending, unemployment as independent variables. It used panel data with regencies/city as cross section units and time series data from 2010 to 2013. Analytical tools were panel data regression fixed effect model. This result indicated that variables of Life Expectancy at Birth, Mean Years of Schooling, Purchasing Power Parity, government spending, unemployment have significantly negative effect on poverty level. It means that increase in this variables would decrease poverty level in North Sumatera Province.
Kata Kunci : Kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia, Belanja Pemerintah, Pengangguran/Poverty, Human Development Index, Government Spending, Unemployment