ANALISIS PRODUKSI, PENDAPATAN DAN EFISIENSI PEMASARAN IKAN GURAMI KONSUMSI MELALUI KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN DI KAWASAN MINAPOLITAN KABUPATEN BANYUMAS
YUSUF ENRIL FATHURROHMAN, Prof.Dr.Ir. Masyhuri; Dr.Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P
2015 | Tesis | S2 MANAJEMEN AGRIBISNISPOKDAKAN di Desa Kalikidang dan Desa Pliken sebagai sentra pembesaran gurami di Kabupaten Banyumas bertujuan memperkuat posisi tawar pembudidaya dengan melakukan manajemen produksi hingga pemasaran secara kolektif yang lebih profesional untuk menghindari berbagai macam permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) Mengetahui kontribusi usaha budidaya pembesaran gurami pada pendapatan Rumah Tangga pembudidaya, 2) Mendeskripsikan peran kelembagaan POKDAKAN dalam proses produksi dan pemsaran ikan gurami konsumsi, 3) Menganalisis perbedaaan tingkat produktivitas dan keuntungan pembudidaya pembesaran gurami melalui POKDAKAN dan tidak melalui POKDAKAN, 4) Menganalisis efisiensi pemasaran ikan gurami konumsi yang melalui POKDAKAN dan tidak melalui POKDAKAN. Penelitian ini menggunakan analisis usahatani (biaya produksi eksplisit dan implisit, penerimaan, pendapatan, keuntungan, produktivitas), analisis kontribusi pendapatan, dan analisis pemasaran (biaya pemasaran, marjin pemasaran, farmer share, indeks monopoli). Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Rata-rata kontribusi pendapatan dari budidaya pembesaran ikan gurami terhadap rumah tangga pembudidaya masih tergolong kecil atau kurang dari 25% yaitu sebesar 24,29%, 2) Tidak terdapat perbedaan produktivitas yang nyata/signifikan antara pembudidaya anggota POKDAKAN dan non-POKDAKAN dengan rata-rata produktivitas masing-masing 2,54 kg/m2 (POKDAKAN) dan 2,39 kg/m2 (Non-POKDAKAN). Terdapat perbedaan keuntungan yang nyata/signfikan antara pembudidaya anggota POKDAKAN dan non-POKDAKAN dengan rata-rata keuntungan satu tahun masing-masing Rp. 1.562.877 (POKDAKAN) dan Rp. 274.680 (Non-POKDAKAN), 3) Pemasaran melalui POKDAKAN lebih efisien dibanding tidak melalui POKDAKAN dengan indeks monopoli gabungan 1,64 (POKDAKAN Kalikidang) dan 1,75 (Non-POKDAKAN Kalikidang) dan indeks monopoli di Desa Pliken sebesar 2,36 (POKDAKAN) dan 2,55 (Non-POKDAKAN).
Fish Farmers Association (POKDAKAN) in Kalikidang Village and Pliken Village as the center of gourami enlargement in Banyumas. It aims to strengthen the bargaining position of fish farmers by production management to collective marketing (professionally) to avoid many problems. The purposes of this study are to : 1) Knowing the contribution of gourami enlargement on revenue of fish farmers household, 2) Describe POKDAKAN roles in process of production and marketing, 3) Analyze differences in productivity and profit levels of gourami enlargement which are through POKDAKAN (and not through), 4) Analyze marketing efficiency of gourami which are through POKDAKAN (and not through). This study using farming analysis (explicit and implicit cost, revenues, profit, productivity), revenue contribution analysis, and marketing analysis (marketing cost, marketing margins, farmer share, monopoly index). The results showed that 1) the average of revenue contribution of gouramy enlargement on fish farmers hosehold is small or less than 25%, or just 24,29%, 2) There were no significant differences in productivity between members of POKDAKAN and non-members, with average of productivity of each are 2,54 kg/m2 (POKDAKAN) and 2,39 kg/m2 (Non-POKDAKAN). There were significat difference in profit between members of POKDAKAN and non-members, with average of profit in a year of each are Rp. 1.562.877 (POKDAKAN) dan Rp. 274.680 (Non-POKDAKAN), 3) Marketing through POKDAKAN was more efficient with 1,64 as combined of monopoly index (POKDAKAN Kalikidang) and 1,75 (Non-POKDAKAN Kalikidang). Then 2,36 (POKDAKAN Pliken), and 2,55 (Non-POKDAKAN Pliken).
Kata Kunci : POKDAKAN, Minapolitan, Gurami, Produktivitas, Pendapatan