Laporkan Masalah

ANALISIS TIPOLOGI PENDIDIKAN DAN KETIMPANGAN PARTISIPASI SEKOLAH JENJANG MENENGAH DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2004-2013

ANDITA WAHYU W, Budiono Sri Handoko, M.A., Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan pendidikan jenjang menengah dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi sekolah jenjang menengah di Daerah Istimewa Yogyakarta selama periode 2004-2013. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel yang berasal dari 5 kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Terdapat tiga jenis alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini. Pertama, tipologi wilayah untuk mengetahui klasifikasi masing-masing kabupaten/kota. Kedua, indeks ketimpangan Williamson untuk menganalisis kecenderungan ketimpangan partisipasi sekolah jenjang menengah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketiga, alat analisis regresi simultan data panel untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi sekolah jenjang menengah dan pengaruh pendidikan terhadap PDRB per kapita di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah yang tertinggal dalam pembangunan pendidikan dan ekonomi adalah Kabupaten Gunungkidul. Analisis indeks Williamson menunjukkan bahwa ketimpangan partisipasi sekolah jenjang menengah antarkabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta selama periode 2004-2013 mengalami kecenderungan menurun. Hasil analisis regresi simultan menunjukkan bahwa variabel PDRB per kapita, variabel jumlah sekolah, dan variabel kualitas sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi sekolah jenjang menengah. Variabel angka rata-rata lama sekolah, variabel partisipasi sekolah jenjang menengah dan variabel persentase kemiskinan berpengaruh signfikan terhadap PDRB per kapita.

The purpose of this study was to analyze the inequality of secondary level education and analyze factors that influence the secondary level enrollment rates in Yogyakarta Special Region during the period 2004-2013. This study uses panel data derived from five districts/cities in Daerah Istimewa Yogyakarta. This study used three different types of research tools. First, the typology to determine the classification of each district/city. Second, the inequality index Williamson to analyze trends inequality secondary level enrollment rates in Daerah Istimewa Yogyakarta. Third, simultaneous regression analysis tools to analyze the factors affecting the secondary level enrollment rates and the effect of education on GDP per capita in Daerah Istimewa Yogyakarta. The results showed that Gunungkidul have the lowest levels of education and economic development. Williamson index analysis showed that the levels of secondary school enrollment inequality between districts/cities in Yogyakarta during the period 2004-2013 experienced a declining trend. Simultaneous regression analysis showed that the GDP per capita, the quantity of schools and school quality affect secondary school enrollment positively and significantly. While the mean years of schooling, secondary school enrollment levels and poverty affect GDP per capita significantly.

Kata Kunci : Ketimpangan pendidikan, partisipasi sekolah, indeks Williamson

  1. S2-2015-372129-abstract.pdf  
  2. S2-2015-372129-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-372129-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-372129-title.pdf