Laporkan Masalah

Rencana Bisnis Kerupuk Kulina Pemanfaatan Limbah Kulit Ikan Nila

FAHMI ALAYDRUS, Bayu Sutikno S.E., M.SM., Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Manajemen

INTISARI Kulit ikan nila yang merupakan limbah industri pengolahan ikan belum termanfaatkan secara optimal dan masih banyak terbuang. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan rencana bisnis pembuatan kerupuk kulina yang merupakan salah satu bentuk kegiatan menciptakan nilai tambah kulit ikan nila dengan cara mengidentifikasi peluang bisnis kerupuk tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil analisis berdasarkan data primer dan sekunder menunjukkan bahwa peluang bisnis ini sangat terbuka. Bisnis ini menggunakan strategi sales promotion dengan membagikan sample produk pada 3 bulan pertama kegiatan perusahaan. Tujuan digunakan strategi ini adalah untuk memperkenalkan rasa kerupuk kulina kepada masyarakat, karena produk ini masih belum banyak dikenal oleh masyarakat khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Proyeksi keuangan lima tahun pada tiga skenario pasar menunjukkan performa yang positif. Pada skenario normal, hasil NPV adalah Rp 650 juta, IRR sebesar 52% dan payback period 22 bulan. Pada skenario optimis, hasil NPV adalah Rp 854 juta, IRR sebesar 65%, dan payback period 19 bulan. Pada skenario pesimis, hasil NPV adalah Rp 213 juta, IRR sebesar 32%, dan payback period 31 bulan. Hasil perhitungan menggunakan 3 skenario tersebut menunjukkan bahwa bisnis ini layak untuk dijalankan pada kondisi pasar yang tidak stabil.

ABSTRACT Skin tilapia is a waste of the fish processing industry is still not utilized optimally and many are discarded. The purpose of this research is to create a business plan of making kulina crackers which is one form of activity to create added value of tilapia skin by identifying business opportunities of that crackers in Special Region of Yogyakarta. Results of analysis based on primary and secondary data indicate that this business opportunity is very open. These businesses use sales promotion strategy by distributing product samples in the first 3 months of the company's activities. The goal of this strategy is to introduce the taste of Kulina crackers to the public, because this product is not widely known by the public, especially in the Special Region of Yogyakarta. Five year financial projection in three market scenarios showed a positive performance. In the normal scenario, result NPV of RP 472 million, an IRR of 52% and a payback period of 22 months. In the optimistic scenario, the results of the NPV is Rp 650 million, an IRR of 65%, and a payback period of 19 months. In the pessimistic scenario, the results of the NPV is Rp 213 million, an IRR of 32%, and a payback period of 31 months. Results of calculations using three scenarios show that the business is feasible to run on an unstable market conditions.

Kata Kunci : Kata Kunci: kerupuk kulina, nilai tambah kulit ikan nila, sales promotion / Keywords: Kulina crackers, added value tilapia skin, sales promotion