PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN EFIKASI GURU MENGAJARKAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL (KSA) PADA ANAK USIA PRASEKOLAH
DYAH RAHMAWATIE RATNA BUDI U, DR. Idria Laksmi Gamayanti, M.Si. Psi.; Dr. Budi Wahyuni,M.M, M.A
2015 | Tesis | S2 KeperawatanLatar Belakang : Meningkatnya angka kejadian Kekerasan Seksual pada Anak (KSA) mendorong upaya pencegahan dini karena berbagai dampak KSA yang dapat menggangu tumbuh kembang anak selanjutnya. Guru memerlukan bekal pengetahuan dan efikasi diri mengingat sebagai pendidik mempunyai peran dalam program pencegahan KSA di sekolah. Tujuan: Menganalisis pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan dan efikasi guru mengajarkan pencegahan KSA usia prasekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen pre test post test with control group. Sampel penelitian berjumlah 40 orang yang terdiri dari 20 kelompok eksperimen dan 20 kelompok kontrol. Instrumen pengetahuan dimodifikasi dari penelitian Zhang (2015). Sedangkan instrumen efikasi dimodifikasi dari Teaching Efficacy Scale dan penelitian Islawati (2014). Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan berupa pelatihan selama 8 jam, sedangkan perlakuan kelompok kontrol berupa pemberian leaflet dengan judul anak mampu menjaga diri. Post test pada kedua kelompok diberikan setelah 2 minggu dari jarak pemberian perlakuan. Analisis untuk data parametrik menggunakan independent t test dan paired t test sedangkan data non parametrik menggunakan uji Mann Whitney dan wilcoxon. Hasil : Berdasarkan analisis didapatkan hasil bahwa nilai p kurang dari 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen setelah diberikan intervensi. Kelompok eksperimen mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 71,4 % dan peningkatan efikasi sebesar 44,2 % setelah diberikan pelatihan. Kesimpulan : pelatihan memiliki manfaat dalam peningkatan pengetahuan dan efikasi guru mengajarkan pencegahan KSA usia prasekolah.
Background: The increased incidence of Children Sexual Abuse (CSA) encourages the early prevention attempt because various effects of it can be harmful to the childrens subsequent growth and development. Teacher needs knowledge and self-efficacy for the preventing CSA at school. Objective: To analyze the effect of training on teachers knowledge and efficacy in teaching prevention of sexual abuse among preschool children. Method: This study employed a quasi-experimental design with pretest posttest with control group. The sample of research consisted of 40 children: 20 in experiment and 20 in control groups. The instrument of knowledge consisted of 16 valid and reliable items. Meanwhile, instrument of efficacy consisted of 20 valid and reliable items. Experiment group received training treatment for 8 hours, while the control one received leaflet entitled Children are capable of taking care of themselves. Control group received training after posttest data collection was carried out. Data analysis based on independent t test and paired t test for parametric data and Mann Whitney and Wilcoxon for non parametric data. The Result: Considering an analysis using the paired t test and Wilcoxon showed that p-value less than 0.05, which means there is a significant difference between the control and experimental groups after a given intervention. The experimental group increased knowledge of 71.4% and 44.2% efficacy after a given training Conclusion: Training has benefits in increased teachers knowledge and efficacy in teaching prevention of sexual abuse among preschool children.
Kata Kunci : knowledge, efficacy, teacher, prevention of Sexual Abuse among Children.