Permintaan Kedelai di Indonesia
SEPTI ROSTIKA ANJANI, Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto,MS. ; Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec.
2015 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianPenelitian ini mengkaji tentang permintaan dan penawaran kedelai di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran kedelai di Indonesia. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan data sekunder yang meliputi harga kedelai impor, rasio harga kedelai impor terhadap harga kedelai lokal, harga ayam, pendapatan perkapita, produktivitas kedelai, ketersediaan benih kedelai skala nasional, tingkat inflasi dan kebijakan tarif impor periode tahun 1980-2013 yang bersumber dari FAO dan berbagai sumber lainnya. Estimasi fungsi permintaan menggunakan analisis regresi linier berganda yang ditransformasi dalam bentuk logaritma natural. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa permintaan kedelai di Indonesia dipengaruhi secara parsial oleh harga ayam, pendapatan perkapita, dan tingkat inflasi, sedangkan penawaran kedelai di Indonesia dipengaruhi secara parsial oleh rasio harga kedelai impor terhadap harga kedelai lokal, produktivitas kedelai, ketersediaan benih kedelai skala nasional, dan kebijakan tarif impor. Sementara elastisitas harga terhadap permintaan kedelai di Indonesia bersifat inelastis, yaitu sebesar 0,22. Sedangkan elastisitas pendapatan terhadap permintaan kedelai bernilai positif yang mengartikan bahwa kedelai merupakan barang pokok bagi masyarakat Indonesia.
This study examines the demand and supply of soybean in Indonesia. This study aims to analyze the factors that influence the supply and demand of soybean in Indonesia. The research method uses descriptive analysis of secondary data which includes the price of imported soybeans, soybean price ratio of imports to local soybean prices, the price of chicken, per capita income, productivity of soybean, soybean seed availability of a national scale, the rate of inflation and import tariff policy year period 1980-2013 which sourced from FAO and other sources. Estimation of demand function using multiple linear regression analysis were transformed in the form of natural logarithm. Regression analysis showed that soybean demand in Indonesia was influenced partially by prices of chicken, per capita income, and the rate of inflation, while supply of soybean in Indonesia was influenced partially by soybean price ratio of imports to local soybean prices, soybean productivity, soybean seed availability of a national scale, and import tariff policy. While the price elasticity of demand of soybean in Indonesia is inelastic, that is equal 0,22. While the income elasticity of demand for soybeans is positive which means that soy is a staple item for the Indonesian people.
Kata Kunci : elastisitas, kedelai, permintaan