Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI FAKTOR BUDAYA ORGANISASI DALAM KESUKSESAN PENERAPAN E-MONEV KOTA SURAKARTA

LUSIA SARI MURNIATI, Ir. P. Insap Santosa, M.Sc., Ph.D.;Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Teknik Elektro

E-Monev merupakan suatu sistem informasi pelaporan monitoring dan evaluasi yang berbasis web. E-Monev diterapkan guna mengatasi permasalahan dalam sistem pelaporan manual, diantaranya tidak tepat waktu, terjadinya duplikasi data, ketidakakuratan data serta biaya yang lebih besar. E-Monev memiliki peran yang penting dalam pelaksanaan pembangunan, yaitu mengetahui perkembangan pelaksanaan pembangunan, realisasi pencapaian target pembangunan dan serapan anggaran guna mendukung pengambilan keputusan oleh kepala daerah. Namun didalam pelaksanaannya, e-Monev masih mengalami kendala, diantaranya kurangnya kesadaran organisasi akan arti penting e-Monev. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model untuk mengidentifikasi faktor budaya organisasi di dalam kesuksesan penerapan e-Monev guna memberikan masukan baik bagi pengambil kebijakan, pengelola sistem maupun pengguna untuk perbaikan dan penyempurnaan terhadap sistem e-Monev. Penelitian ini menggunakan teori budaya organisasi yang dikembangkan oleh Schein dan dilakukan secara kuantitatif dengan 150 responden pengguna e-Monev di Pemerintah Kota Surakarta serta dianalisis menggunakan metode SEM-PLS. Hasil dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara budaya organisasi dengan kesuksesan penerapan e-Monev. Selain itu juga perlu diterapkan budaya organisasi yang terdiri dari asumsi dasar, nilai-nilai budaya dan artefak budaya organisasi yang merupakan manifes dari budaya organisasi yang terlihat, untuk mencapai tujuan penerapan e-Monev.

E-Monev is a web based information system for reporting monitoring and evaluation of government budgeting activities. E-Monev has been applied to overcome problems in manual reporting system, such as less accurate, take time, higher costs, less effective and efficient. E-Monev has an important role in the implementation of development, that are monitoring the progress of the development, the realization of the achievement target and uptake of the budget in order to support the decision making by the head of the region. However, the implementation of e-Monev still has many obstacles, including lack of awareness of organization about the importance of e-Monev. The aim of this study was to identify the organizational culture factors on the successfull application of e-Monev to provide good input for policy makers, managers and users systems for repairing and improving the e-Monev. This study uses a model of the organizational culture theory developed by Schein. Quantitative research conducted with e-Monev users in Surakarta City Government as the respondents and the results will be analyzed using SEM-PLS. Result from this research is the relationship between organizational culture with the successful implementation of e-Monev and the need to apply an organizational culture that consist of basic assumption, values of culture and artifacts of culture to achieve the purpose of implementation of e-Monev.

Kata Kunci : teori budaya organisasi, budaya organisasi, e-Monev

  1. S2-2015-370707-abstract.pdf  
  2. S2-2015-370707-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-370707-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-370707-title.pdf