PENGARUH PEMAHAMAN BERKODE ETIK, KEPEMIMPINAN ETIS, DAN KETERLIBATAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIS PADA PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASIONAL: STUDI PADA KARYAWAN PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA
DESY KENCANAWATI, Djamaludin Ancok, Prof., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 ManajemenDi era sekarang, isu-isu etika mulai menjadi perhatian pelaku bisnis di Indonesia, termasuk di dunia perbankan. Sejumlah kasus pelanggaran etika yang terjadi di dunia perbankan, sebagian besar dilakukan oleh oknum dengan motif pribadi. Hal ini tentu saja memberi citra buruk bagi perusahaan perbankan di mata masyarakat, sehingga perlu diatasi. Salah satu cara untuk mengendalikan hal tersebut adalah dengan pendekatan pada perilaku kewargaan organisasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pemahaman berkode etik, kepemimpinan etis, dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan etis pada perilaku kewargaan organisasional di perusahaan perbankan di Indonesia. Sampel yang digunakan adalah karyawan organik perusahaan perbankan yang telah bekerja selama minimal 6 bulan. Penelitian ini dilakukan pada 1 Desember 2014 sampai dengan 31 Januari 2015 dengan melibatkan 222 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan penyebaran kuesioner melalui Google Docs. Pengujian hipotesis dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa hipotesis 1, hipotesis 2, dan hipotesis 4 terdukung. Sedangkan hipotesis 3 tidak terdukung. Hal ini berarti; (1) pemahaman berkode etik berpengaruh signifikan secara positif pada perilaku kewargaan organisasional, (2) kepemimpinan etis berpengaruh signifikan secara positif pada perilaku kewargaan organisasional, (3) keterlibatan dalam pengambilan keputusan etis tidak berpengaruh pada perilaku kewargaan organisasional, dan (4) pemahaman berkode etik, kepemimpinan etis, dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan etis secara bersama-sama berpengaruh signifikan secara positif pada perilaku kewargaan organisasional. Temuan empiris tersebut mengindikasikan bahwa untuk menciptakan dan meningkatkan perilaku kewargaan organisasional karyawan perusahaan perbankan di Indonesia, maka organisasi perlu lebih menekankan pada faktor pemahaman berkode etik dan kepemimpinan etis.
In the present era, ethical issues start to the attention of business people in Indonesia, including in the banking world. A number of cases of ethics violations were occurred in the banking world, largely conducted by parties with a personal motives. It gives bad image for the banking companies to customers, so bank companies need to be handled. One way to control this is to approach the organizational citizenship behavior. Therefore, this study aims to examine and analyze the impact of awareness of code of ethics, ethical leadership, and involvement in ethical decision making on organizational citizenship behavior in corporate banking in Indonesia. The samples used were organic banking company employees who have worked for at least 6 months. This research was carried out on December 1, 2014 until January 31, 2015, involving 222 respondents. Data collection method used is by distributing questionnaires through Google Docs. Hypothesis testing is done by multiple linear regression using SPSS 21. The analysis showed that the hypothesis 1, hypothesis 2, and hypothesis 4 are supported. While the hypothesis 3 is not supported. This means; (1) awareness of code of ethics brings positive and significant impact on organizational citizenship behavior, (2) ethical leadership brings positive and significant impact on organizational citizenship behavior, (3) involvement in ethical decision making has no impact on organizational citizenship behavior, and (4) an understanding coded ethics, ethical leadership, and involvement in ethical decision making together bring positive and significant impact on organizational citizenship behavior. The empirical results indicate that in order to create and improve organizational citizenship behavior of employees on Indonesia banking companies, the organization needs to be more emphasis on awareness of code of ethics and ethical leadership.
Kata Kunci : perilaku kewargaan organisasional, pemahaman berkode etik, kepemimpinan etis, keterlibatan dalam pengambilan keputusan etis.