Laporkan Masalah

ANALISIS DAMPAK INDUSTRI BATU AKIK TERHADAP PEREKONOMIAN DAERAH (Studi di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga)

PUTUT INDRAYANA, Dr. Akhmad Makhfatih, M.A.

2015 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak industri batu akik terhadap perekonomian daerah, dengan melakukan studi di Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Proses penelitian meliputi analisis tata niaga perdagangan batu akik, pengaruhnya terhadap pendapatan masyarakat, pengaruhnya terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) secara umum, pengaruhnya terhadap penyerapan tenaga kerja dan masalah sosial, serta analisis dampak penambangan batu akik terhadap kerusakan lingkungan. Penelitian dilakukan di Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kabupaten Purbalingga dipilih karena terdapat Sungai Klawing yang merupakan sumber panambangan batu akik. Kemudian akan dibandingkan dengan Kabupaten Banyumas, yang tidak memiliki sumber penambangan batu akik. Penelitian ini mengeksplorasi fenomena booming bisnis batu akik dengan menggunakan metode kuesioner, pengamatan lapangan dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah 111 responden, terdiri dari 50 responden kuesioner yang berasal dari Kabupaten Purbalingga, 52 responden yang berasal dari Kabupaten Banyumas, dan 9 responden wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena booming batu akik meningkatkan pendapatan masyarakat. Di sektor UMKM, jumlah UMKM perorangan yang berbisnis batu akik meningkat pesat selama masa puncak �booming� batu akik. Masalah sosial dapat dikurangi karena terjadi penyerapan tenaga kerja dan juga peningkatan penghasilan. Selanjutnya untuk penambangan akik di Sungai Klawing, tidak merusak lingkungan karena proses penambangan yang dilakukan dengan cara mengambil langsung dari dasar Sungai Klawing.

This study aims to analysis the impact of agate stones industry to the economy of the region, by conducting studies in Purbalingga district and Banyumas district of Central Java. The research includes analysing the agate trade commerce, its effects on public revenue, on SMEs in general, on employment and social issues, and analysing the impact of agate stones mining against environmental damage. The research was conducted in two districts, namely Purbalingga district and Banyumas district of Central Java. Purbalingga district was choosen because there are Klawing River which are the resource of agate stones mining. Then it was compared with Banyumas district, which has no agate stones mining resources. This study explores the phenomenon of agate business 'booming' by using questionnaires, field observations and interviews. The subjects included 111 respondents, consist of 50 questionnaire respondents coming from Purbalingga 52 questionnaire respondents coming from Banyumas, and 9 interviewees. The results showed that the phenomenon of agate stones 'booming' increase public revenue. In the SMEs sector, the number of individual SMEs that making business on agate stones increased rapidly during the peak of agate stones 'booming'. Social problems can be reduced due to the increase of employment and income. As for the mining of agate stones in Klawing river, it does not damage the environment because the mining process was done by taking the stones directly from Klawing riverbed.

Kata Kunci : batu akik, akik Sungai Klawing, perdagangan batu akik, industri akik Purbalingga, perdagangan akik Banyumas

  1. S2-2015-371871-abstract.pdf  
  2. S2-2015-371871-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-371871-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-371871-title.pdf