PERAN KEPALA KANTOR PERTANAHAN DALAM PENGAWASAN TERHADAP CAMAT SEBAGAI PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH SEMENTARA
IDRUS AL JUFRI, Dwi Haryati,S.H.,M.H
2015 | Tesis | S2 KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis peran Kepala Kantor Pertanahan dalam pengawasan camat sebagai pejabat pembuat akta tanah sementara, bertujuan untuk mengetahui tentang peran Kepala Kantor Pertanahan dalam pengawasan Camat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara dan juga untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh Kepala Kantor Pertanahan dalam melakukan pengawasan Camat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara. Adapun cara penelitian merupakan penelitian yuridis empiris. Penelitian yuridis empiris merupakan penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka yang merupakan sumber data sekunder atau disebut dengan penelitian kepustakaan, selanjutnya untuk menunjang dan melengkapi data sekunder tersebut digunakan pula data primer. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah Kepala Kantor Pertanahan dan Camat yang menjabat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara di Kabupaten Bantul. Hasil penelitian menunjukkan pengawasan kepala kantor pertanahan terhadap camat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara, belum dilakukan sesuai dengan peraturan Jabatan PPAT nomor 37 tahun 1998. Dalam melaksanakan pengawasan terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara, Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul tidak melaksanakan pengawasan ke kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara secara menyeluruh dan tidak dilakukan secara periodik. Kendala-kendala yang dihadapi oleh kepala kantor pertanahan dalam pengawasan camat sebagai pejabat pembuat akta sementara adalah minimnya dana yang disediakan oleh Badan Pertanahan Nasional sebagai biaya operasional, sumber daya manusia yang kurang, dan manajemen waktu yang belum tertata dengan rapi.
This research is aimed to examine and analyze the role of head of land affairs in monitoring the head subdistrict as the functionary in making temporary land certificates and find out the problems that faced as well. This research will be juridically and empirically observed. The juridical and empirical research is a research that is done by examining bibliographical materials as the secondary resource or being called as bibliographical research. Then, for supporting and completing this research, it also uses the primary resource. The subject of research is the head of land affairs and the head of subdistrict as the functionary in making temporary land certificates in Bantul regency. The result of this research shows the report analysis of the head of land affairs to the head of subdistric as the functionary in making temporary land certificate has not been appropriate as the official regulation number 37 about the functionary of PPAT in 1998. In executing the supervision to the temporary land certificate officials, the land office of Bantul regency has not executed the supervision to the office of temporary land officials wholly and even has not done it periodically. The problems that faced by the head of land affairs in monitoring the head of subdistrict as the functionary in making land certificates is the minimum fund that is provided by the National Land Agency as the operational fund, less human resources, and time management which has not been well organized.
Kata Kunci : Peran, Kepala Kantor pertanahan, Camat, Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara