Sastra Anak Balai Pustaka Tahun 1980-an Sebagai Propaganda Pembangunan Orde Baru: Kajian Wacana Kuasa Michel Foucault
PARTININGSIH, Dr. Pujiharto, M.Hum.
2015 | Tesis | S2 Ilmu SastraPenelitian ini mengangkat wacana kuasa Orde Baru yang terdapat dalam karya sastra anak Balai Pustaka tahun 80-an melalui kajian postmodernisme khususnya menggunakan teori wacana kuasa Michel Foucault. Penelitian dalam perspektif ini diperlukan sebab penelitian terhadap karya sastra anak Balai Pustaka sebelumnya belum memerhatikan adanya strategi-strategi dan permainan wacana kuasa yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan analisis wacana kuasa yang diteorikan oleh Michel Foucault. Kuasa bukan milik negara, melainkan sekumpulan wacana yang bermain di dalam suatu kelompok sosial tertentu/negara. Wacana tersebut bisa saling menopang, mendukung, menentang, melindungi, dan sebagainya. Wacana dalam karya sastra anak tahun 80-an merupakan wacana yang menonjol, sebab negara melakukan dominasi terhadap karya sastra untuk anak-anak sehingga lahirlah bentuk represi terhadap karya-karya sastra anak misalnya sastra anak yang disingkirkan, dibungkam, diperbolehkan, atau dilarang penerbitannya oleh pemegang kuasa yang dominan. Metode yang digunakan untuk meneliti wacana kuasa dalam karya sastra anak Balai Pustaka tahun 80-an adalah interpretasi berdasar pemikiran Michel Foucault mengenai wacana kuasa. Mengkaji karya sastra dengan perspektif Michel Foucault memberikan pemahaman baru bahwa karya sastra anak Balai Pustaka pada tahun 80-an tidak terbit sendirinya tanpa adanya latar yang mendasarinya. Kebijakan negara merupakan latar yang kompleks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wacana kuasa Orde Baru bermain dalam segala sendi kehidupan, termasuk karya sastra untuk anak-anak. Balai Pustaka selaku penerbit merupakan alat negara yang melakukan represi terhadap objek yang dikuasainya. Di sini ada tumpang tindih antara negara/pemerintah, penerbit Balai Pustaka, pengarang, tenaga pendidik/pengajar, dan anak-anak yang membaca karya tersebut. Masing-masing bisa menjadi subjek sekaligus objek wacana kuasa.
This research explores New Orde Era in the Balai Pustaka 80s children literature. This research used Foucaults concepts espesially power discourse. This research aims to uncover strategies and role play of powers discourse. According to Foucault, power is not states powers, but an discourse which play in social group. Discourses can elaborates anothers. They protects, resitences, and supports anothers. The Balai Pustaka 80s children literature was significant discourse because the state dominated the chlidren literature. As consequency, it produced repression such as children literature that was eliminated, speechless, published, and unpublished by the dominated power. The methode of this research was used interpretation of Foucault concepts about power discourses. This concepts used to interpreted Balai Pustaka 80s children literature. The result of this research is (1) the publishing Balai Pustaka 80s chlidren literature was states project which relates with states power, politics, and strategis to defend theirs powers and (2) the New Order discourse power played in many filed, especially children education through children literature. Balai Pustaka as publisher was dominated and controled by states to repress the object which the states was controled. In this fact, there are complex and overlap between power states, publisher, authors, educator, and the children. They became subject and object.
Kata Kunci : wacana kuasa, sastra anak Balai Pustaka, Orde Baru/discourse power, Balai Pustakas children literature, New Order