Laporkan Masalah

PROSES PENEMUAN HUKUM OLEH NOTARIS DALAM MENJALANKAN TUGAS JABATAN

HERAL YOMI, Dr. Sutanto, S.H.,M.S

2015 | Tesis | S2 Kenotariatan

Intisari Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui dan menganalisis dalam hal apa notaris melakukan penemuan hukum, (2) mengetahui dan menganalisis pelaksanaan penemuan hukum yang dilakukan oleh notaris dalam menyelesaikan tugas jabatannya. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah yuridis empiris, yaitu pendekatan penelitian berdasarkan data dan fakta hukum yang didapat langsung dari lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara langsung kepada responden dan narasumber, kemudian dilengkapi dengan data sekunder. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan non probability sampling, dengan purposive sampling yaitu sampel diambil berdasarkan kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian berdasarkan objek yang diteliti. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan hasilnya disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa notaris berwenang melakukan penemuan hukum, apabila terjadi suatu kekosongan hukum atau aturan hukum yang belum jelas. Hal yang menjadi dasar adalah Pasal 1 dan Pasal 15 UUJN, karena dalam pasal tersebut dijelaskan kewenangan notaris, walaupun pada pasal tersebut tidak dijelaskan secara rinci kewenangan notaris untuk melakukan penemuan hukum. Pelaksanaan penemuan hukum yang dilakukan oleh notaris diantaranya yaitu merumuskan peristiwa konkrit, mengkualifikasi, dan mengkonstitusi dalam akta notariil.

ABSTRACT This research was aimed to: (1) know and analyze in what thing notary performed a legal invention, (2) know and analyze legal invention implementation performed by notary in completing his/her occupation task. This was a juridical empirical research namely: a research approach based on legal data and facts directly obtained from the field. This research was conducted in Yogyakarta City, Yogyakarta Special Region Province. This research was conducted through a direct interview to respondents and sources, further equipped with a secondary data. Sample taking technique was conducted by a non- probability sampling, by a purposive sampling namely: samples was taken based on specific criteria suitable with the research objective based on object observed, data analysis was conducted using a qualitative approach and its results was presented descriptively. This research result showed that a notary had an authority to perform a legal invention, if there was a legal emptiness or uncertain legal provisions. What became principle were Article 1 and Article 15 of UUJN due to in that verses were explained notary authority, although in that verse was not explained in detail notary authority to perform a legal invention. Legal invention implementation performed by a notary was among others: formulating a concrete event, qualifying and constituting in notary acts.

Kata Kunci : Penemuan Hukum, Tugas Jabatan, Notaris

  1. S2-2015-355433-abstract.pdf  
  2. S2-2015-355433-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-355433-title.pdf