PENGAWASAN DAN PEMBINAAN TERHADAP NOTARIS DI KABUPATEN ROKAN HULU OLEH MAJELIS PENGAWAS WILAYAH PROVINSI RIAU
DANI KURNIAWANSYAH, Dr. Djoko Sukisno, S.H, CN
2015 | Tesis | S2 KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme pengawasan dan pembinaan terhadap Notaris yang berkedudukan di Kabupaten Rokan Hulu yang dilakukan oleh Majelis Pengawas Wilayah Provinsi Riau, faktor apa yang menjadi kendala dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap Notaris yang berkedudukan di Kabupaten Rokan Hulu yang dilakukan oleh Majelis Pengawas Wilayah Provinsi Riau dan mengapa Majelis Pengawas Daerah belum terbentuk di Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dan empiris. Penelitian normatif adalah penelitian hukum yang meletakkan hukum sebagai sebuah bangunan sistem norma, Penelitian empiris atau penelitian hukum sosiologis adalah penelitian hukum yang mempelajari mengenai lalu lintas hukum normatif di masyarakat dengan cara mengamati langsung penerapan hukum normatif di kehidupan masyarakat data yang digunakan adalah data sekunder berupa bahan-bahan hukum primer,sekunder, dan tesier, serta data primer berupa wawancara dengan anggota Majelis Pengawas Wilayah Provinsi Riau dan Notaris di Kabupaten Rokan Hulu. Hasil penelitian diketahui, (1) anggaran untuk membentuk Majelis Pengawas Daerah tidak ada dan tenaga ahli dari unsur akademisi masih sedikit karena Fakultas Hukum di Universitas Pasir Pengaraian baru berdiri 2 tahun. (2) faktor yang menjadi kendala adalah keterbatasan dana kurang maksimalnya kinerja anggota Tim Pemeriksa dari unsur Akademisi dan Pemerintah. (3) Pengawasan dan pembinaan terhadap Notaris di Kabupaten Rokan Hulu Majelis Pengawas Wilayah Provinsi Riau tidak dilaksanakan secara berkala dalam 1 tahun sekali dan pelaksanaan pengawasan dilaksanakan di satu tempat.
This research was aimed to know why Regional Supervisory Assembly had not been formed in Rokan Hulu Regency, how monitoring and guidance mechanism towards Notary domiciled in Rokan Hulu Regency conducted by Supervisory Assembly of Riau Province Territory, and what factors that became obstacles in performing monitoring and guidance towards Notary domiciled in Rokan Hulu Regency conducted by Supervisory Assembly of Riau Province Territory This was a normative and empirical research. The normative research was a legal research that put law as a norm system building, empirical research or sociological legal research was a legal research that learned a public normative legal traffic by a direct observation of a normative legal application in data public life used was secondary data in forms of primary, secondary and tertiary legal materials and also a primary data in form of interview with Supervisory Assembly of Riau Province Territory and Notary in Rokan Hulu Regency. Out of the research results it was known that: (1) there was no budget to form Regional Supervisory Assembly and the experts from academic elements were still little due to Law Faculty in University of Pasir Pengaraian only established 2 years ago; (2) factors that became obstacles was fund limits, less maximal of observer team member performance from academic and governmental elements; (3) monitoring and guidance towards notary in Rokan Hulu Regency, Supervisory Assembly of Riau Province Territory was not conducted periodically once a year and the implementation of monitoring was conducted in one place.
Kata Kunci : Pengawasan dan Pembinaan, Majelis Pengawas Wilayah