Laporkan Masalah

PENGARUH VARIASI JUMLAH PEREKAT DAN TEKANAN KEMPA TERHADAP SIFAT FISIKA - KIMIA BRIKET ARANG DARI LIMBAH BATANG TANAMAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum. L.)

RAFAEL SATRIA H S, Denny Irawati, S.Hut, M.Si., Ph.D. ; Dr.Ir. J. P. Gentur Sutapa. M.Sc

2015 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Sumber energi fosil masih mendominasi kebutuhan energi di dunia. Krisis energi menjadi ancaman bagi manusia karena sumber energi fosil memiliki jumlah yang terbatas. Diperlukan sumber energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan dan mengolah limbah batang tembakau (Nicotiana tabacum L.) menjadi salah satu sumber energi terbarukan berupa briket arang, mengetahui pengaruh variasi jumlah perekat dan tekanan kempa, dan mengetahui besar jumlah perekat dan tekanan kempa yang optimal dalam pembuatan briket arang dari limbah batang tembakau (N. tabacum L.). Limbah batang tembakau dari Desa Mojotengah, Kecamatan Kedu, Kabupaten Jawa Tengah diarangkan menggunakan retort listrik dengan suhu karbonisasi 300°C selama 3 jam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (Completely Randomized Design) dengan 2 faktor perlakuan yaitu jumlah perekat (4%, 5%, dan 6%) dan tekanan kempa (2.000 psi, 2.500 psi, dan 3.000 psi) dengan masing-masing perlakuan lima kali ulangan. Briket arang yang dihasilkan diuji kualitasnya yaitu sifat fisik (kadar air, berat jenis, dan nilai kalor) dan sifat kimia (kadar abu, kadar zat mudah menguap, dan kadar karbon terikat). Hasil penelitian menunjukkan briket arang yang dihasilkan memiliki sifatsifat sebagai berikut : kadar air 7,865% - 8,076%; berat jenis 0,574-0,647; nilai kalor 6029,14 kal/g-6643,24 kal/g; kadar abu 11,972% - 14,336%; kadar zat mudah menguap 14,275% - 21,492%; dan kadar karbon terikat 56,356% - 63,901%. Briket arang terbaik diperoleh dari kombinasi perlakuan jumlah perekat 6% dan tekanan kempa 3.000 psi yang menghasilkan briket arang dengan spesifikasi sebagai berikut : kadar air 7,884%; berat jenis 0,634; nilai kalor 6643,2 kal/g; kadar abu 12,727%; kadar zat mudah menguap 18,304%; dan kadar karbon terikat 61,084%. Hasil pengujian nilai kalor, kadar zat mudah menguap dan karbon terikat briket arang memenuhi standar perdagangan Jepang dan Amerika Serikat

Fossil energy sources still dominate the world's energy needs. The energy crisis becomes a threat to humans because limited amount of fossil as energy resources. Development of renewable energy sources to reduce dependence on fossil energy sources are required. This study aims to utilize and process tobacco stem waste (Nicotiana tabacum L.) become one of renewable energy resource such as charcoal briquettes. This study try to evaluate the effect of variations in the adhesive amounts and press loads and also to know the optimum adhesive amount and press load in tobacco stem waste (N. tabacum L.) charcoal briquettes. Tobacco stem waste from Mojotengah, Subdistrict Kedu, Regency Temanggung, Province Jawa Tengah was charred using electric retort with carbonization temperature 300°C for 3 hours. This study used completely randomized design with 2 factors, i.e. adhesive amounts (4%, 5%, and 6%) and press loads (2,000 psi; 2,500 psi; and 3,000 psi) with five replications for each treatment. The quality of charcoal briquettes was evaluated, i.e. physical properties (moisture content, specific gravity, and calorific value) and chemical properties (ash content, volatile matter content, and fixed carbon content). The results showed that charcoal briquettes had the following properties: moisture content 7.865% - 8.076%, specific gravity 0.574 - 0.647, calorific value 6,029.14 cal/g-6,643.24 cal/g, ash content 11.972% - 14.336%, volatile matter content 14.275% - 21.492%, and fixed carbon content 56.356% - 63.901%. The best charcoal briquettes obtained from combination of adhesive amount of 6% and press load of 3,000 psi that produce briquette charcoal with the following specifications: moisture content 7.884%; specific gravity 0.634; calorific value 6,643.2 cal/gram; ash content 12.727%; volatile matter content 18.304%; and fixed carbon content 61.084%. Calorific value, volatile matter content and fixed carbon content of the charcoal briquettes already comply the standard charcoal briquettes of Japan and the United States trade.

Kata Kunci : tobacco stem waste, charcoal briquette, adhesive, press load, physical-chemical properties