Laporkan Masalah

Gated Community Sebagai Ruang Kebersamaan dalam Menjalankan Nilai-Nilai Islami di Perumahan Muslim Darussalam 3

WAHYU TRI HANDOYO, M. Sani Roychansyah, S.T.,M.Eng.,D.Eng., Ir. Gunung Radjiman, M.Sc

2015 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan Daerah

Perumahan gated community semakin diminati oleh masyarakat di Kabupaten Sleman. Padahal perumahan gated community ditegarai mempunyai banyak dampak negatif antara lain adanya sistem sosial kemasyarakatan semu yang ada di dalam komunitas sehingga komunitas tersebut tidak akan berkembang dengan baik. Selain itu Perumahan gated community juga mengakibatkan sifat individualisme dan tingkat kepercayaan kepada orang lain semakin memudar. Perumahan Muslim Darusalam 3 merupakan perumahan gated community tetapi interaksi yang ada di perumahan ini cukup berkembang dengan adanya kegiatan-kegiatan di dalam perumahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas warga serta konsep gated community yang terbentuk di Perumahan Muslim Darussalam 3. Penelitian ini dilakukan di Perumahan Muslim Darussalam 3 yang berada di Dukuh Jetis, Desa Wedomartani Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis induktif kualitatif dengan metode penelitian fenomenologi dengan penekanan pada aktivitas warga dan konsep geted community yang terbentuk di Perumahan Muslim Darussalam 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perumahan Muslim Darussalam 3 merupakan perumahan gated community sebagai ruang kebersamaan dalam menjalankan nilai-nilai islami. Ruang kebersamaan yang ada di perumahan terbentuk dari aktivitas warga dalam menggunakan ruang bersama yang ada di Perumahan Muslim Darussalam 3 baik aktivias sosial maupun aktivitas keagamaan. Di Perumahan Muslim Darussalam 3 walaupun dilihat dari lingkungan fisiknya belum dapat di katakan sebagai perumahan muslim namun tidak dipungkiri bahwa terdapat nilai-nilai islami yang di jalankan oleh warga di dalam perumahan. Bom waktu konflik sosial tidak terjadi di perumahan ini sehingga perumahan ini kondusif, damai dan tenang sebagai tempat tinggal bagi warganya.

Gated community were increasingly growth in demand by the public awareness in Sleman. Even the residential gated community has many negative impacts among others, the social system that is apparent in the community so it didn't develop in a properly way. On the other hand, gated community housing also resulted in individualism nature and level of trust to other people were fading out. Muslim Darussalam 3 Housing is a gated residential community but the interactions in this housing that exist were sufficiently developed with the activities inside. This study aims to determine the activities of people and the concept of a gated community that is formed in the Muslim Darussalam 3 Housing. This research was conducted in Muslim Housing Darussalam 3 which located in Jetis Hamlet, Wedomartani, Ngemplak District of Sleman. This study used a qualitative inductive analysis approach with phenomenological research methods with an emphasis on the activities of citizens and the concept of community geted formed in Muslim Darussalam 3 Housing. The results showed that the Muslim Darussalam 3 Housing is a gated community as commonness space in carrying out Islamic values. Commonness space in this housing formed by the activities of people who used and shared space in Muslim Darussalam 3 Housing both social activities and religious activities. In the Muslim Darussalam 3 Housing although viewed from the physical environment cannot say as muslim housing but there is no doubt that there are Islamic values which is run by the people inside the housing. A sense of individualism within the housing is not so visible due to the sense of community and Islamic values were implemented

Kata Kunci : Gated community, Perumahan, Nilai-nilai Islami

  1. S2-2015-352868-abstract.pdf  
  2. S2-2015-352868-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-352868-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-352868-title.pdf