Analisis Manajemen Risiko Strategik DI PT KUBOTA INDONESIA
NUR PUSPITARINI A., T.Hani Handoko, Dr., M.B.A.
2016 | Tesis | S2 ManajemenRisiko akan selalu muncul di bidang apapun, bisnis merupakan salah satunya. Terkadang pihak manajemen terlalu percaya diri mengenai kemampuan perusahaan dalam menghadapi risiko, sehingga perusahaan menjadi tidak jeli dalam mengidentifikasi risiko yang dapat muncul. Hal tersebut mengakibatkan risiko yang muncul tidak sesuai perkiraan, perusahaan cenderung menambah komitmen dan secara tidak sadar menambah sumber daya pada setiap tindakan yang gagal tersebut (Kaplan& Mikes, 2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan risiko strategik yang dihadapi di PT Kubota Indonesia. Menganalisis tindakan yang diambil oleh PT Kubota Indonesia untuk mengelola risiko strategik. Desain penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi deskriptif analitik dengan teknik pengambilan data menggunakan teknik kualitatif berupa wawancara. Untuk mendapatkan data primer, terdapat 3 (tiga) informan dan wawancara dibagi menjadi 3 (tiga) sesi wawancara dengan jenis wawancara semi terstruktur. Pertanyaan disusun berdasarkan analisa SWOT dan PEST untuk mengetahui keadaaan internal dan eksternal perusahaan. Data sekunder didapat dari profil perusahaan, Perda Kota Semarang dan artikel yang terkait dengan penelitian. Risiko yang teridentifikasi dari hasil wawancara dan data sekunder dimasukkan kedalam risk register dan kemudian dipetakan kedalam risk map. Kemudian diikuti dengan tindakan mitigasi dari risiko strategik yang muncul dan manajemen risiko strategik di PT Kubota Indonesia. Terdapat sepuluh risiko strategik yang teridentifikasi dalam penelitian risiko strategik PT Kubota Indonesia; risiko politik yaitu (1) Perda Pemerintahan Kota Semarang Nomor 14 Tahun 2011 dan (2) ketidakstabilan nilai tukar mata uang, risiko ekonomi yaitu (3) kejenuhan pasar dan (4) munculnya kompetitor, risiko sosial yaitu (5) keselamatan kerja dan (6) resistensi staff, risiko teknologi yaitu (7) produk yang berkualitas dan (8) perubahan teknologi, dan risiko etika yaitu (9) merek yang terpercaya dan (10) pemalsuan produk. Pemetaan risiko PT Kubota Indonesia menunjukkan bahwa risiko strategik tidak memberikan efek yang signifikan terhadap strategi bisnis dan pencapain tujuan perusahaan. Deregulasi merupakan risiko yang memberikan kerugian paling besar yaitu 100% karena biaya pemindahan pabrik dan kegiatan bisnis terhenti untuk waktu yang cukup lama. Tingkat risiko strategik PT Kubota Indonesia berada pada tingkat sedang. Manajemen risiko strategik berada pada tingkat Dapat Diterima.
Risks will always emerge in all field of life or work, business field is one of them. Sometimes management over confident about company capability about handling the risks, so the company can't see the unexpected risk that can emerge. Because of that, the emerge of the risks can be beyond the prediction of management, management tends to build up commitment and unconsciously adding sources to that failed action (Kaplan& Mikes, 2012). This research purposes are identifying strategic risk and strategic risk mapping PT Kubota Indonesia. Analyzing PT Kubota Indonesia's action to manage strategic risk. The design of this research is descriptive analytic with interview as qualitative method of data gathering. To gather primer data, there are 3 (three) informants and interview divide in 3 (three) session with semi structured interview. The questions arranged base on SWOT and PEST analysis to identify internal and external condition of the company. Seconder data gathers from profile company, Perda Kota Semarang and some articles that related to the research. Risks that identified form interview and data gathering arranged in risk register and then make it into risk map. Followed by company's mitigation action and management strategic risk of PT Kubota Indonesia. There are 10 strategic risk that identified in this strategic risk research of PT Kubota Indonesia: political risks are (1) Perda Pemerintahan Kota Semarang Number 14 year 2011 and (2) unstable exchange rate, economic risks are (3) market saturation and (4) competitor, social risks are (5) work safety and (6) staff resistance, technological risks are (7) qualified product and (8) technological change, and ethic risks are (9) trusted brand and (10) product counterfeiting. PT Kubota Indonesia risk map shows that strategic risks that emerge doesn't give significant impact to the company business strategy and the company's goal. Deregulation is the biggest risk that bring major loss about 100%, because of relocation factory cost and business activity stop for relative long time. Strategic risk level of PT Kubota Indonesia is on middle level. Management strategic risk is on Acceptable level.
Kata Kunci : Kata kunci: risiko, risiko strategik, manajemen risiko strategik, proses manajemen risiko strategik, mitigasi risiko strategik