Strategi Pengelolaan Ekonomi Sektor Informal Pascahujan Abu Gunungapi Kelud (Studi pada Pedagang Kaki Lima di Kawasan Malioboro Yogyakarta)
KRISNA MUTIARA WATI, Prof. Dr.rer.nat Junun Sartohadi, M.Sc;Dr.rer.nat Djati Mardiatno, M.Sc
2015 | Tesis | S2 MANAJEMEN BENCANAPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran nilai kerugian ekonomi pedagang kaki lima (PKL, mengkaji ketahanan ekonomi dengan analisis Direct Static Economic Resilience (DSER), dan strategi pemulihan penghidupan ekonomi PKL melalui strategi bertahan, konsolidasi dan akumulasi, serta menyusun rumusan strategi pengelolaan ekonomi dalam siklus manajemen bencana untuk pengurangan risiko kerugian ekonomi PKL. Populasi dalam penelitian ini adalah PKL di kawasan Malioboro dengan metode proporsi yang digunakan untuk memilih sampel sehingga diperoleh 93 sampel untuk selanjutnya dilakukan penyebaran kuisioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan PKL dengan barang dagangan berupa makanan dan minuman merupakan PKL yang mengalami tingkat penurunan keuntungan tertinggi. PKL dengan barang dagangan berukuran besar memiliki tingkat ketahanan ekonomi yang baik karena memiliki modal dan penjualan barang dagang yang lebih stabil dibandingkan dengan PKL lainnya. Strategi penghidupan dibagi menjadi tiga berdasarkan tingkat perolehan pendapatan, yaitu strategi bertahan dilakukan oleh 25% PKL, strategi konsolidasi 45% PKL, dan strategi akumulasi 30% PKL. Berdasarkan analisis strategi penghidupan dapat disusun strategi pengelolaan ekonomi dalam siklus manajemen bencana untuk pengurangan risiko kerugian ekonomi.
This research aims are; 1.) To analyze the magnitude of economic losses toward street vendors (PKL), 2.) To assess economic resilience using Direct Static Economic Resilience (DSER), and 3.) To analyze the street vendors livelihood recovery strategies through coping strategy, consolidation and accumulation, as well as arranging economic management strategy in disaster management cycle to reduce disaster economic impact toward street vendors. The population in this research are street vendors in Malioboro trading market with proportional method in used to extract 93 street vendors as chosen samples to be interviewed and received questionnairy question. The results showed that street vendors with goods such as food and beverages are experiencing a highest decline in sales profit. Street vendors with large size goods has better economic resilience due to more stable capital and goods sales compared to other street vendors. Livelihood strategies are divided into three levels based on the revenue gained by the street vendors,which is 25% of street vendors doing coping strategy, consolidation strategy undertaken by 45% street vendors and accumulation strategy undertaken by 30% of street vendors. Economic management strategy can be arranged based on the findings of livelihood strategies by the street vendors as economic loss reduction in disaster management cycle
Kata Kunci : Pedagang Kaki Lima (PKL), Direct Static Economic Resilience (DSER), strategi penghidupan, manajemen bencana