Laporkan Masalah

ANALISIS STRATEGI ADAPTASI DAN MITIGASI PETANI DI DAERAH RAWAN KEKERINGAN MENGGUNAKAN PERSPEKTIF SOSIOLOGI (Studi Kasus Pada Masyarakat Desa Banjarasri Kulonprogo)

SONYA YUNITA SOFIANA DEWI, Prof. Dr. H.A. Sudibyakto, M.S; Rahmat Hidayat, M.Sc, Ph.D

2015 | Tesis | S2 MANAJEMEN BENCANA

Bencana kekeringan di Indonesia menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat yang umumnya bekerja sebagai petani yang kemudian berdampak pada sektor pertanian dan pemenuhan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis upaya adaptasi dan mitigasi yang dilakukan oleh petani Desa Banjarasri terhadap bencana kekeringan dan menganalisis sistem adaptasi dan mitigasi petani di Desa Banjarasri terhadap bencana kekeringan melalui perspektif sosiologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, bencana kekeringan di Desa Banjarsari ditanggulangi dengan upaya adaptasi (tumpangsari, membeli dan dropping air, dan mencari pekerjaan lain) dan mitigasi (PAH, sumur bor, dan penghijauan). Kedua, penanggulangan kekeringan juga didukung oleh adanya sistem sosial yang terdiri dari fungsi adaptasi melalui penyesuaian, penentuan tujuan, integrasi kelembagaan sosial, dan memeliharaan pola dengan nilai dan norma.

Drought in Indonesia caused society activities was disturbed. Most of them worked as farmer which is impacted to agriculture sector and clean water accomplishment for household requirement. This study has two purposes, there are to identify and analyze effort of adaptation and mitigation which is done by farmer in Banjarasri village about drought and to analyze the farmer adaptation and mitigation system in Banjarasri village to drought using sociology perspective. Method was used in this research is qualitative with case study approach. There are two results of the research, one, drought in Banjarasri village make up with adaptations (tumpangsari, buy and dropping water, and get another jobs) and mitigations (collecting rain water/PAH, well, and planting area). Second, adaptation and mitigation were supported by social system with adaptation function, goal-attainment, integration, and latency.

Kata Kunci : bencana kekeringan, dampak kekeringan, petani, adaptasi, mitigasi

  1. S2-2015-356874-abstract.pdf  
  2. S2-2015-356874-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-356874-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-356874-title.pdf