Laporkan Masalah

ANALISIS YURIDIS PERJANJIAN PEMBAYARAN PENSIUN ANTARA PT. TASPEN (PERSERO) DENGAN BANK TABUNGAN PENSIUN NASIONAL

SURATNO, Taufiq El Rahman,S.H., M.Hum

2015 | Tesis | S2 Hukum

Penelitian ini membahas tentang strategi bisnis yang diterapkan di Taspen , yaitu perjanjian distribusi pekerjaan pembayaran pensiun melalui rekening. Perjanjian ini menarik sebagai obyek penelitian. Menyimpang dari kelaziman pihak penerima pekerjaan justru dibebani kewajiban membayar kompensasi atas pekerjaan tersebut. Menurut hukum perjanjian bahwa pihak penerima pekerjaan akan memperoleh upah, sebaliknya pihak pemberi pekerjaan berkewajiban membayar upah sesuai harga yang disepakati. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan alasan-alasan yuridis, mengapa pihak penerima pekerjaan menerima syarat dibebani kewajiban membayar. Penelitian ini juga untuk mengetahui kualifikasi para pihak dalam perjanjian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan pustaka atau data sekunder saja, yaitu dilakukan dengan cara mempelajari undang-undang , perjanjian, dan pendapat para ahli , terkait teori hukum perjanjian . Cara kerja metode ini mengumpulkan data sebanyak mungkin, sehingga memudahkan dalam analisis. Data dari hasil penelitian dianalisis dengan metode variabel kualitatif. Variabel kualitatif adalah strategi pemecahan masalah dalam penelitian tanpa menggunakan analisis statistik, tetapi dengan menggunakan cara berfikir logis berdasarkan data kualitatif yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, alasan BTPN menerima syarat perjanjian karena BTPN memperoleh market area, manfaat ekonomi dan dana sementara nganggur (idle) setiap akhir bulan. Kedua, Taspen memiliki kualifikasi ganda, yaitu sebagai badan usaha asuransi sosial PNS, dan badan usaha jasa perantara, sedangkan BTPN berkualifikasi sebagai bank umum dengan aktifitas utama pelayanan kepada pensiun.

This study discusses a strategy of business applied by the Taspen, that is the contract on distribution of work payment of retirement benefits through bank account. This contract is an important subject of study considering its contrast to what has been widely practiced as the employees bear a responsibility to pay a compensation of the work load. According the Law on employment contrac, the employee will earn payment in form of salary or fee, while the employers have the obligation to provide the payment in accordance to what have been mulually agreed. The objective of the research was to seek the jurisdiction reason as to why the employees are obligated to pay. The research also aimed to find out the qualifications of the parties involved in the cantract. The research applied normative juristic method. A normative juristic research was conducted through literature review and analysis on seconder data in forms of legal experts opinions, theories of contract in legal studies and the implementation of contract. The method was applied by collecting data as many possible to allow adequate analysis. The data generated from the research was then analysed using qualitative variable method. Qualitative variable is a strategy of problem solving in the research without statistical analysis, but bay employing a logical way of thinking based on the collected qualitative data. The study shows that : first, Taspen holds stronger negotiating position than BTPN; second, BTPN gained higher economic benefits compared to Taspen as a result of the occurrence of market area; third, there has been creation of un-writen contract based on a principle benefits and fairness; and fourth, the qualifications of parties involved in the making of contract was in accordance to the established law.

Kata Kunci : Pembayaran, pensiun/ payment, retirement benefits

  1. S2-2015-356357-abstract.pdf  
  2. S2-2015-356357-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-356357-title.pdf