Laporkan Masalah

OPTIMALISASI PERAN KODIM DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN WILAYAH ( Studi di Kodim 0614 Kota Cirebon, Jawa Barat )

DULKADIR, Prof. Dr. Armaidy Armawi ; Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si, M.Sc

2015 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui optimalisasi peran Kodim 0614 dalam penanggulangan bencana banjir dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah di Kota Cirebon. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dengan tehnik pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi serta data sekunder dari kepustakaan. Tehnik wawancara dengan informan kunci dari seluruh perwira Kodim 0614, pejabat pemerintah daerah tingkat kelurahan dan kecamatan, perwakilan organisasi masyarakat dan beberapa warga guna mencari jawaban dari perumusan masalah yang diajukan oleh peneliti. Kodim 0614 dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana banjir mengalami kendala-kendala sehingga kurang optimal. Kendala tersebut yaitu kelembagaan penanggulangan bencana, implementasi kebijakan, komando pengendalian, sumber daya manusia, sarana prasarana dan anggaran. Kodim 0614 mencari strategi dalam mengatasi kendala-kendala tersebut agar dalam pelaksanaan tugas penanggulangan bencana banjir dapat dilaksanakan dengan optimal. Penelitian ini menggambarkan bahwa dengan optimalisasi peran Kodim 0614 yang dilaksanakan pada tahap sebelum, saat dan pasca bencana dalam membantu pemerintah daerah Kota Cirebon, peran Kodim 0614 menjadi lebih optimal bila dibandingkan sebelumnya. Optimalisasi peran Kodim 0614 pada tahap sebelum, saat dan pasca bencana dilakukan dengan metode pembinaan teritorial berupa kegiatan Bakti TNI, Komunikasi Sosial maupun perbantuan langsung pada saat terjadinya bencana banjir di wilayah Kota Cirebon. Implikasi dari kegiatan yang dilaksaanakan oleh Kodim 0614 tersebut berdampak baik terhadap segala aspek kehidupan dalam masyarakat yaitu tumbuhnya kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, tumbuhnya motivasi masyarakat untuk melestarikan sumber daya alam, merubah pola pikir masyarakat untuk siap dan waspada terhadap bencana, terciptanya ketahanan ideologi masyarakat dalam menghadapi ancaman, terciptanya kondisi politik yang aman dan kondusif, terwujudnya kelangsungan ekonomi di masyarakat, meningkatnya jiwa sosial dan budaya gotong-royong masyarakat serta terciptanya kondisi keamanan wilayah yang aman dan tertib.

The purpose of this study to determine the role of optimizing the Kodim 0614 in flood disaster management and its implications for the resilience of the region in the city of Cirebon. The research was conducted using qualitative research with primary data collection techniques through in-depth interviews, observation and documentation as well as secondary data from the literature. Key informant interviews techniques from around the 0614 District Military officers, local government officials wards and district level, representatives of community organizations and some citizens to seek answers from the formulation of the problem posed by researchers. Kodim 0614 in carrying out flood disaster management experience obstacles that are less than optimal. These constraints are institutional disaster management, policy implementation, command and control, human resources, infrastructure and budget. Kodim 0614 looking for strategies to overcome these constraints for the implementation of flood disaster management tasks can be implemented optimally. This study illustrates that by optimizing the role of Kodim 0614 which was held on a stage before, during and after the disaster to help the local government Cirebon, the role of Kodim 0614 to be more optimal than before. Optimizing the role of Kodim 0614 on stage before, during and after the disaster is done by the method of territorial management in the form of TNI Bakti activities, Social Communication and helped immediately upon the occurrence of floods in the city of Cirebon. The implications of the activities done by Kodim 0614 the good impact on all aspects of life in society is the growing awareness and concern for the environment, the growth of community motivation to conserve natural resources, changing the mindset of the people to be ready and alert to the disaster, the creation of the resilience of the ideology of the people in faces, the creation of political conditions are safe and conducive to, the realization of economic sustainability in the community, increasing social and cultural spirit of mutual help and the creation of security conditions the area is safe and orderly.

Kata Kunci : Optimalisasi, peran, penanggulangan bencana, ketahanan wilayah