KEPEMIMPINAN KYAI DAN SIKAP SANTRI TERHADAP INOVASI PERTANIAN DI PONDOK PESANTREN AL HIKMAH 2 BENDA SIRAMPOG BREBES JAWA TENGAH
NAJAHAN MUSYAFAK, DRS.,MA., Prof.Dr. Mudiyono; Prof. Nunung Prajarto, MA., Ph.D; Subejo SP., M.Sc. Ph.D
2015 | Disertasi | S3 Penyuluhan dan Komunikasi PembangunanPesantren sebagai institusi pendidikan yang mengkaji ilmu-ilmu agama Islam telah melakukan perluasan peran sebagai lembaga sosial kemasyarakatan, dakwah dan pengembangan ekonomi produktif. Kyai diidentifikasi menjadi tokoh kunci dalam proses inovasi yang dilakukan pesantren dalam rangka melakukan adaptasi terhadap perkembangan masyarakat. Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda Sirampog Brebes merupakan pesantren yang telah melakukan perluasan peran tersebut melalui inovasi bidang pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji empat permasalahan yaitu bagaimana tipe kepemimpinan kyai terkait inovasi pertanian; bagaimana sikap santri terhadap inovasi pertanian; sejauhmana kepemimpinan kyai memengaruhi sikap santri terhadap inovasi pertanian; dan sejauhmana variabel lain yaitu peran penyuluh pertanian, motivasi berprestasi, interaksi sosial dan pendidikan orang tua memengaruhi sikap santri terhadap inovasi pertanian. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif yang didukung oleh pendekatan kualitatif. Responden penelitian ini adalah santri yang mengikuti kegiatan pertanian berjumlah 102 orang, yang ditentukan melalui teknik multistage random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, dokumentasi, observasi dan wawancara kepada tokoh kunci sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui uji hipotesis dengan regresi berganda dan diperkaya dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe kepemimpinan yang diterapkan di Pesantren Al Hikmah 2 adalah kombinasi antara tipe kepemimpinan transformasional dan transaksional. Selanjutnya, santri memiliki sikap setuju terhadap inovasi pertanian berdasarkan kategori menggunakan skala Likert. Tipe kepemimpinan transformasional kyai memiliki pengaruh nyata terhadap sikap sikap santri, sementara tipe kepemimpinan transaksional tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap santri. Variabel lain yang memengaruhi sikap santri adalah motivasi berprestasi dan interaksi sosial. Sedangkan variabel-variabel lain yang tidak memengaruhi sikap santri terhadap inovasi pertanian adalah peran penyuluhan pertanian, dan latar belakang pendidikan orang tua
The Islamic boarding school as an educational institution which studies Islamic sciences undertook role extension as social institution, dakwah (Islamic preaching) and developing of creative economy. Kyai is identified as key figure in the innovation process done by the Islamic boarding school in order to perform adaptation toward society development. The Islamic boarding school Al Hikmah 2 Benda Sirampog Brebes is Islamic boarding school expanded its role through innovation in the agricultural field. This research aims to examine four problems namely how is kyai leadeship type related to agricultural innovation; how is santri attitude toward agricultural innovation; how does kyai leadership affect santri attitude toward agricultural innovation and how does other variables namely agricultural extension officer role, achievement motivation, social interaction and parents education influence santri attitude towards agricultural innovation. Research method used in this study is quantitative approach supported by qualitative approach. This research respondents were santri who follows agricultural activity numbers 102 people, decided by multistage random sampling. Data collection was conducted through questionnaire, documentation, observation and interview with key figures as informan. Data analysis was done through hypothesis testing with multiple regression and enriched with qualitative descriptive analysis. The result of research shows that leadership type applied in the Islamic Boarding School Al Hikmah 2 is combination between transformational and transactional leadership type. Furthermore, santri has affirmative attitude toward agricultural innovation based on Likert scale. Transformational leadership type of Kyai has real influence toward santri attitude, while transactional leadership type does not have significant influence toward santri attitude. Other variables which influence santri attitude are achievement motivation and social interaction. Whereas other variables which do not influence santri attitude toward agricultural innovation are agricultural extension role and background of parents education.
Kata Kunci : Kepemimpinan Kyai, Sikap Santri, Inovasi Pertanian, Jawa Tengah