Laporkan Masalah

Analisis Penentuan Prioritas Pembinaan pada Industri Kecil Pengolahan Ikan (Studi di Kabupaten Sleman)

NIKMAH ANNISA, Ir. Ag. Suryandono, M.App.Sc;Ibnu Wahid F.A., STP.,MT

2015 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

ABSTRAK Industri kecil pengolahan ikan sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah Kabupaten Sleman memiliki potensi pengembangan yang sangat tinggi. Untuk menunjang potensi tersebut banyak pembinaan dan pemberian bantuan yang telah diberikan kepada sektor industri kecil pengolahan ikan. Namun demikian adanya pemberian pembinaan dan bantuan tidak seiring dengan peningkatan produksi (Data jumlah produksi 2013,P2HP). Untuk itu dilakukan pengkajian terkait dengan pembinaan pada industri kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan variabel-variabel pembinaan yang pernah diterima oleh industri kecil, mengetahui perkembangan industri kecil yang terjadi setelah dengan diberikannya pembinaan, dan menentukan variabel pembinaan yang menjadi prioritas dan paling berpengaruh terhadap perkembangan industri kecil. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan alat bantu kuesioner. Jumlah responden sebanyak 16 industri kecil pengolahan ikan di Kabupaten Sleman. Metode analisis yang digunakan yaitu uji dua sampel berpasangan dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pembinaan yang pernah diterima oleh industri kecil adalah bantuan modal (X1), bantuan peralatan (X2), bantuan pelatihan SDM (X3) dan bantuan pemberdayaan pemasaran (X4). Industri kecil pengolahan ikan mengalami perkembangan dilihat secara grafis namun secara statistik perkembangan tersebut tidak signifikan yaitu dengan nilai Z -1,609 dan nilai signifikansi 0,108. Variabel pembinaan yang menjadi prioritas dan paling berpengaruh terhadap perkembangan industri kecil adalah variabel bantuan pelatihan SDM (X3) dengan persamaan koefisien regresi 0,803 dan R2 sebesar 0,830.

ABSTRACT Small industrial fish processing as one of the drivers of the regional economy in Sleman has a very high potential for development. To support the potential there are a lot of guidance and assistance has been given to small industrial fish processing sector. However, the provision of guidance and assistance is not in line with the increase in production (Data production quantities in 2013, P2HP). For that carried out the study associated with the development of small industries. This study aims to determine the variables that ever received by small industries, knowing the development of small industries that occurs as it provides guidance and assistance variables, determine the variable that become the priorities and the most influential on the development of small industries. The method used is descriptive analytic tools questionnaire. The number of respondents as many as 16 small fish processing industry in Sleman. The analytical method used is paired two-sample test and multiple linear regression analysis. The results of the study showed that the variables ever received by the small industries are capital (X1), equipment supporting (X2), HR training (X3) and marketing empowerment (X4). Small industrial fish processing experienced growth seen in the graphic, but statistically insignificant with Z value of -1.609 and significant value of 0.108. The priority and the most influence variable on the development of small industries is HR training (X3) with regression coefficient of 0,830 and R2 value of 0.803.

Kata Kunci : Pembinaan, Industri Kecil Pengolahan Ikan, Regresi Linear Berganda

  1. S1-2015-318862-abstract.pdf  
  2. S1-2015-318862-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-318862-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-318862-title.pdf