Interaksi Masyarakat Desa Mertak dengan Taman Wisata Alam Gunung Tunak
SINTA MULIASARI RUSATI, Dr. Ir. Lies Rahayu, W.F., M.P. ; Mukhlison, S.Hut, M.Sc.
2015 | Skripsi | S1 KEHUTANANInteraksi masyarakat Desa Mertak dengan kawasan Taman Wisata Alam Gunung Tunak telah berlangsung sebelum kawasan tersebut ditetapkan sebagai taman wisata alam. Adanya interaksi yang dilakukan oleh masyarakat desa dengan TWAGT dapat menentukan upaya pengembangan pengelolaan kawasan pelestarian taman wisata alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi yang terjadi antara masyarakat Desa Mertak dengan Taman Wisata Alam Gunung Tunak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara (interview) dan studi pustaka sedangkan teknik pemilihan informan menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu dengan mereduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua macam interaksi yang saling menguntungkan dan satu interaksi yang menguntungkan satu pihak. Interaksi yang saling menguntungkan yaitu antara masyarakat tenaga kontrak harian, pengambil madu, tanaman obat-obatan, dan bambu dengan taman wisata alam dan interaksi antara masyarakat pedagang klontong, jasa tambal ban dan karyawan hotel dengan taman wisata alam. Interaksi yang menguntungkan satu pihak yaitu antara pelaku grazing dengan taman wisata alam namun, berpotensi dijadikan daya tarik wisata terkait dengan tradisi budaya Pemberkahan Ternak sehingga perlu dikelola dengan baik. Di samping jenis interaksi tersebut, interaksi yang berpotensi mendukung pariwisata alam adalah hasil madu dan tanaman obatobatan untuk dijadikan produk oleh-oleh bagi pengunjung.
The interaction between Mertak village community and Gunung Tunak natural tourism park has been going steady before the area designated as a natural tourism park. Their interaction with Gunung Tunak natural tourism park can determine the development efforts of managing natural tourism park. The purpose of this research was to determine the interaction of Mertak village community with Gunung Tunak natural tourism park. The research used a qualitative approach with descriptive methods. Data was collected by using observation, interview dan literature while informants selection used accidental sampling. The analysis of the data used Miles and Huberman models that is by data reduction, data display, drawing and verifying conclussions. There are two kinds of benefit interactions and the benefit one parties. Beneficial interaction are between contract workers daily, collector of honey, medicinal plants, and bamboo with natural tourism park and interaction between community merchants, tire service and employee of hotel with natural tourism park. The benefit one parties interaction is grazer with natural tourism park however, the potential to used as a tourist attraction associated with cultural traditions of Pemberkahan Ternak. In addition to the interaction, interaction potential to support nature tourism is the result of honey and medicinal plants to be used as souvenir product for visitors.
Kata Kunci : interaksi masyarakat, taman wisata alam, interaksi menguntungkan, interaksi menguntungkan satu pihak, Interaction, natural tourism park, benefit interaction, benefit one parties interaction