KITOSAN SEBAGAI KOAGULAN UNTUK MENURUNKAN KONSENTRASI SURFAKTAN ANIONIK DALAM LIMBAH BINATU
ERDY SUGIONO, Dr. Eko Sugiharto, DEA; Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, M.Si
2015 | Skripsi | S1 KIMIATelah dilakukan penurunan konsentrasi surfaktan anionik dalam limbah binatu menggunakan koagulan kitosan, FeCl3.6H2O, Ca(OH)2, dan Al2(SO4)3.14H2O. Penelitian ini dilakukan untuk menguji efektivitas kitosan sebagai koagulan alami dibandingkan dengan koagulan FeCl3.6H2O, Ca(OH)2, dan Al2(SO4)3.14H2O. Penelitian dilakukan dengan menghitung konsentrasi awal sodium dodecyl sulfate (SDS) sebagai konsentrasi surfaktan anionik dalam limbah binatu dengan metode spektrofotometri UV-Visibel menggunakan pengompleks metilen biru. Selanjutnya dilakukan proses koagulasi limbah binatu menggunakan koagulan kitosan, FeCl3.6H2O, Ca(OH)2, dan Al2(SO4)3.14H2O. Variabel yang diuji pada penelitian ini adalah dosis koagulan, waktu pengadukan dan pH awal air limbah. Efektivitas koagulasi dinyatakan dengan membandingkan konsentrasi surfaktan anionik dalam limbah binatu (mg/L) sebelum dan sesudah proses koagulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses koagulasi optimum pada dosis 4 g/L untuk semua koagulan dengan waktu pengadukan 30 menit. Selain itu, pH optimum air limbah untuk koagulan FeCl3.6H2O dan Ca(OH)2 adalah 6, Al2(SO4)3.14H2O optimum pada pH 10 dan kitosan optimum pada pH 4. Kitosan merupakan koagulan yang memiliki efektivitas koagulasi paling tinggi pada kondisi optimum yaitu 82,48%, FeCl3.6H2O, Ca(OH)2 dan Al2(SO4)3.14H2O masing-masing memiliki efektivitas berturut-turut sebesar 71,48; 61,34 dan 47,66%. Kata kunci: kitosan, koagulasi, surfaktan anionik.
The application of chitosan, FeCl3.6H2O, Ca(OH)2 and Al2(SO4)3.14H2O as coagulant to decrease anionic surfactant concentration in laundry wastewater has been studied. This research was conducted to study the effectiveness of chitosan as a natural coagulant compared to FeCl3.6H2O, Ca(OH)2 and Al2(SO4)3.14H2O. This research carried out by calculating the initial concentration of sodium dodecyl sulfate (SDS) as the concentration of anionic surfactant in the laundry wastewater with UV-Visible Spectrophotometer method and methylene blue as complexing agent. The second step was coagulation process of laundry wastewater using chitosan, FeCl3.6H2O, Ca(OH)2 and Al2(SO4)3.14H2O. In this step, the influence of coagulant dosage, stirring time and pH has been evaluated. The effectiveness of coagulation is expressed by comparing the concentration of anionic surfactants in laundry wastewater (mg/L) before and after the coagulation process. The research results show that the optimum coagulation process was obtain at 30 minutes of stirring time and 4 g/L of dosage for all coagulant. FeCl3.6H2O and Ca(OH)2 have optimum condition at pH 6, Al2(SO4)3.14H2O optimum at pH 10 and chitosan optimum at pH 4. Chitosan has the highest coagulation effectiveness i.e. 82,48%, FeCl3.6H2O, Ca(OH)2 and Al2(SO4)3.14H2O have effectiveness 71,48; 61,34 and 47,66%, respectively. Keywords: chitosan, coagulation, anionic surfactant.
Kata Kunci : kitosan, koagulasi, surfaktan anionik.