Laporkan Masalah

Monitoring Keselarasan Penggunaan Lahan Kecamatan Sewon Bantul terhadap Rencana Detail Tata Ruang Kawasan (RDTRK) tahun 2008

HARMI HAKIM ANSORY, R. Ibnu Rosyadi, S.Si., M.Cs.

2015 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIG

Pertumbuhan penduduk yang pesat serta diiringi dengan kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat menyebabkan kebutuhan akan lahan semakin meningkat pula, sehingga terjadi perubahan penggunaan lahan untuk keperluan kegiatan manusia pada wilayah tersebut. Banyak terjadi perluasan lahan untuk penggunaan lahan bukan pertanian, sehingga pembangunan berlandaskan RDTRK sangat penting untuk dilakukan agar menghindarkan permasalahan yang akan terjadi kelak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realisasi dari RDTRK tahun 2008 Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul terhadap pelaksanaannya di lapangan yaitu realisasinya termasuk berhasil atau tidak berhasil. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra satelit Quickbird Kecamatan Sewon hasil proses perekaman tahun 2006, tahun 2010 ,dan sebuah Peta RDTRK Tahun 2008-2018. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik interpretasi citra satelit Quickbird untuk mendapatkan data penggunaan lahan tahun 2006 dan 2010, kemudian didukung dengan survei lapangan pada tanggal 10-11 Agustus 2015. Analisis hasil dilakukan dengan menggunakan sistem informasi geografi, dengan memanfaatkan software AcrGis 10.1. Teknik analisis yang digunakan berupa teknik tumpang susun (overlay) antara Peta Penggunaan Lahan Tahun 2006 dan 2010 dengan Peta RDTRK Tahun 2008-2018 yang telah disusun oleh Pemda Kabupaten Bantul, sehingga diperoleh Peta Keselarasan Penggunaan Lahan dengan RDTRK Kecamatan Sewon Tahun 2006 dan 2010. Penelitian ini menghasilkan 4 buah peta, yaitu Peta Penggunaan Lahan Kecamatan Sewon Tahun 2006, Peta Penggunaan Lahan Kecamatan Sewon Tahun 2010, Peta Keselarasan Penggunaan Lahan dengan RDTRK Kecamatan Sewon Tahun 2006, dan Peta Keselarasan Penggunaan Lahan dengan RDTRK Kecamatan Sewon Tahun 2010. Hasil kegiatan penelitian ini juga menunjukkan bahwa citra satelit Quickbird dapat digunakan untuk memantau keselarasan penggunaan lahan terhadap RDTRK dengan baik. Kesimpulan akhir dari penelitian ini adalah Realisasi dari RDTRK terhadap penggunaan lahan di Kecamatan Sewon masih kurang, karena selama kurun waktu 2006 sampai 2010 terjadi penurunan luas lahan belum terealisasi sebesar 1,9 %, dan dari penurunan tersebut hanya 0,85 % saja yang menjadi selaras dan 1,05 % menjadi tidak selaras.

As well as the rapid population growth coupled with increasing economic needs led to the need for land is increasing as well, resulting in a change of land use for the purposes of human activities in the region. Lots going expansion of land for non-agricultural land use, so that the construction is based RDTRK very important to do in order to avoid the problems that will occur later. This study aimed to describe the realization of RDTRK 2008 District of Sewon Bantul to implementation in the field, namely the realization including successful or unsuccessful. Materials used in this study is the Quickbird satellite imagery District of Sewon result recording process in 2006, 2010, and a map RDTRK Year 2008-2018. The method used is by using Quickbird satellite image interpretation techniques to obtain data on the use of land in 2006 and 2010, then supported by field surveys on 10 to 11 August 2015. Analysis of the results is done by using a geographic information system, using software AcrGis 10.1. The analysis technique used is the technique of overlaying between Land Use Map of 2006 and 2010 with Map RDTRK Year 2008-2018 has been prepared by the Government of Bantul, in order to obtain Land Use Map Alignment with RDTRK District of Sewon in 2006 and 2010. The study produced four pieces of the map, ie Map Land Use District of Sewon In 2006, the District Land Use Map Sewon in 2010, Land Use Map Alignment with RDTRK District of Sewon in 2006, and the Land Use Map Alignment with RDTRK District of Sewon 2010. The results of the research activities this also shows that the Quickbird satellite imagery can be used to monitor the alignment of land use on RDTRK well. The final conclusion of this study is the realization of RDTRK on land use in the district of Sewon still lacking, because during the period 2006 to 2010 decreased unrealized land area of 1.9%, and the decline was only 0.85% are becoming aligned and 1.05% to not aligned.

Kata Kunci : RDTRK, Penggunaan lahan, Citra Quickbird, penginderaan jauh dan sistem informasi geografi.

  1. D3-2015-307478-abstract.pdf  
  2. D3-2015-307478-bibliography.pdf  
  3. D3-2015-307478-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2015-307478-title.pdf