Laporkan Masalah

Variabilitas Karakter Fenotipe Dua Populasi Jagung Manis (Zea mays L. Kelompok Saccharata)

DINDA DEWANTI, Dr. Panjisakti Basunanda, S.P., M.P.;Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc.

2015 | Skripsi | S1 PEMULIAAN TANAMAN

Jagung manis merupakan salah satu jenis jagung yang saat ini mulai berkembang dan mempunyai prospek penting di Indonesia. Pemuliaan jagung manis secara umum bertujuan untuk mendapatkan varietas-varietas yang mempunyai kuantitas dan kualitas hasil tinggi serta resisten terhadap hama dan penyakit penting (penyakit bulai). Sifat unggul dari suatu tanaman dapat diamati berdasarkan karakter fenotipenya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas karakter fenotipe tanaman jagung manis kuning dan jagung manis ungu, mengetahui korelasi atau hubungan antarkarakter kuantitatif jagung manis kuning dan jagung manis ungu, mengetahui karakter kuantitatif jagung manis kuning dan jagung manis ungu yang berpengaruh langsung terhadap hasil, dan mengetahui nilai kandungan gula tanaman jagung manis kuning dan jagung manis ungu. Penelitian menggunakan dua jenis jagung manis yaitu jagung manis kuning dan jagung manis ungu koleksi Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, UGM. Karakter yang diamati meliputi karakter kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan variabilitas karakter kuantitatif yang tinggi pada jagung manis kuning dan jagung manis ungu ditunjukkan oleh karakter jumlah biji per tongkol dan bobot biji per tongkol. Nilai korelasi tertinggi yang nyata positif pada jagung manis kuning dan jagung ungu ditunjukkan pada karakter bobot biji per tongkol dengan jumlah biji per tongkol. Karakter kuantitatif jagung manis kuning dan jagung manis ungu yang berpengaruh langsung terhadap hasil yaitu karakter jumlah biji per tongkol dan berat 100 butir. Nilai kandungan gula tanaman jagung manis kuning tergolong sedang (10,63 ºBrix) dan kandungan gula tanaman jagung manis ungu tergolong sangat tinggi (25,16 ºBrix).

Sweet corn is one type of corn that is gaining popularity and thus being grown widely in Indonesia. Superior characteristics of a cultivar can be selected based on the phenotypic characteristics.This study aims to determine the variability of the phenotypic characteristics, determine the relationship among quantitative characters, estimate direct effects of certain quantitative characters both of yellow sweet corn and purple sweet corn, and measure the value of grain weight per ear sugar content of the populations. This study used yellow sweet corn and purple sweet corn, from the collection of Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, UGM. Characteristics that were studied were agromorphological characters important to sweet corn as an economic commodities. The results showed high variability of quantitative characters in yellow sweet corn and purple sweet corn as indicated by the number of seeds per ear and grain weight per ear. The highest real positive correlation value in yellow sweet corn and purple sweet corn is indicated by the character grain weight per ear with the number of seeds per ear. The quantitative characters of yellow sweet corn and purple sweet corn that directly affect the results is indicated by the character number of grains per ear and weight of 100 grains. The value of sugar content of yellow sweet corn is moderate (10,63 ºBrix) and sugar content of purple sweet corn is very high (25,16 ºBrix).

Kata Kunci : jagung manis, karakter fenotipe, variabilitas

  1. S1-2015-300651-abstract.pdf  
  2. S1-2015-300651-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-300651-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-300651-title.pdf