ANALISIS PERUBAHAN GRAFIK PERJALANAN KERETA API LINTAS YOGYAKARTA-KUTOARJO AKIBAT RENCANA PENGOPERASIAN KERETA API BANDARA PENGGANTI ADISUCIPTO
MOHAMAD SYAEFUDIN Z, Prof. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit, M.Sc.
2015 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILRencana pembangunan Bandara Pengganti Adisucipto yang berlokasi di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo akan menimbulkan permasalahan baru, yaitu aksesibilitas dan waktu perjalanan yang dibutuhkan dari pusat Kota Yogyakarta akan cukup lama. Salah satu solusi permasalahan tersebut adalah rencana pengoperasian Kereta Api Bandara. Dengan rencana pengoperasian Kereta Api Bandara tersebut, akan mempengaruhi secara langsung grafik perjalanan kereta api yang berlaku. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui frekuensi perjalanan Kereta Api Bandara, jadwal perjalanan Kereta Api Bandara, dan jadwal kereta api lain yang terganggu akibat operasional Kereta Api Bandara beserta alternatif solusinya. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber, dan diolah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hasil dari penelitian ini didapatkan frekuensi perjalanan terbaik adalah 60 menit/satu perjalanan Kereta Api Bandara dengan total 38 jumlah perjalanan, untuk rute Stasiun Yogyakarta - Stasiun Palihan dan rute sebaliknya, dan dengan penerapan perjalanan Kereta Api Bandara tersebut, terdapat 6 perjalanan Kereta Api lain yang harus disesuaikan jadwal perjalanannya.
The developement plan of Adisucipto Substitute Airport located in Temon, Kulon Progo will lead to new problems, such as accessibility and the necessary travel time from the center of Yogyakarta will take longer. One of the solutions to these problems is to plan the operation of Airport Railway. With the operation of the Airport Railway plan, will directly affect the train timetable that applies. The aim of the study is to determine the travelling frequency of the Airport Railway, travel schedule of the Airport Railway, and other train schedules that were disrupted by operational Airport Railways along with alternative solutions. This research uses primary and secondary data obtained from various sources, and processed in accordance with applicable regulations. The result of this study, the frequency of the best travel of Railway Airport is 60 minutes/trip with a total of 38 number of trips, to the Yogyakarta Station-Palihan Station and back, and with the adoption of the Airport Railway trip, there are 6 other Railway trips should be adjusted.
Kata Kunci : Kereta Api, Gapeka, Jalan Rel, Bandara