Laporkan Masalah

Pelatihan Keterampilan bagi Penyandang Disabilitas Netra dalam Menghadapi Dunia Kerja (Studi di Panti Sosial Bina Netra Wyata Guna Bandung)

REZA FAIDHIL F, Dra. Tri Winarni Soenarto Putri, SU

2015 | Skripsi | S1 ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)

Penyandang disabilitas netra merupakan bagian dari komponen masyarakat yang masih mempunyai potensi yang dapat dikembangkan. Penyandang disabilitas netra sebagai manusia yang memiliki keterbatasan visual memiliki kekurangan besar dalam penerimaan informasi, karena sebagian informasi yang diterima oleh manusia didapat dari indera penglihatan. Namun sebagai manusia, penyandang disabilitas netra tentunya memiliki kebutuhan hidup yang tidak dapat dibedakan karena hal tersebut lah manusia melakukan kegiatan. Permasalahan penglihatan yang dialami kaum penyandang disabilitas netra menyebabkan terbatasnya kegiatan bagi mereka, tidak hanya dikarenakan ketidakmampuan dalam melihat namun juga dikarenakan sikap masyarakat luas yang masih menganggap penyandang disabilitas netra sebagai aib dan diremehkan dalam kehidupan sosialnya. Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna Bandung merupakan panti binaan Kementerian Sosial yang memperoleh tanggung jawab untuk memberikan keterampilan kepada para penyandang cacat netra agar mereka bisa siap dan mandiri terjun di masyarakat. Sudah dijelaskan dalam UU No 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat namun implementasinya masih jauh dari harapan. Dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa harus ada kuota satu persen dari keseluruhan pekerja bagi penyandang disabilitas di perusahaan atau lembaga pemerintahan yang belum berjalan sebagaimana mestinya. Adapun dalam Panti Sosial Bina Netra Wyata Guna Bandung ini memiliki program pemberian bekal keterampilan bagi penyandang disabilitas netra untuk dapat bersaing dan memperoleh pekerjaan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif, analisis data diperoleh dari beberapa informan yang dipilih secara purposive dan snowball sampling, menggunakan uji kredibilitas, yaitu triangulasi, konfirmabilitas, dan diskusi sebagai teknik pemeriksaan keabsahan datanya. Dari hasil penelitian yang dilakukan, yang melatarbelakangi sulitnya penyandang disabilitas netra untuk memperoleh pekerjaan, terdapat pula faktor pendorong lainnya yaitu budaya, hubungan antara anggota keluarga, pendidikan, lingkungan tempat tinggal dan lemahnya perangkat hukum, pengawasan dan pelaksanaan yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung serta keefektifan program Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna Bandung. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna Bandung telah melakukan beragam cara dan upaya dalam membantu penyandang disabilitas netra untuk dapat mandiri dan memberikan dorongan untuk bersaing dalam menghadapi dunia kerja, disamping masih sulitnya pemerintah khususnya pemerintah kota Bandung untuk menyediakan lapangan pekerjaan yang luas bagi penyanadang disabilitas netra.

People with blindness is part of the components of society that still have the potential to be developed.People with blindness as human beings who have limited visual have lacks large in receipt of information, because some information have been received from the sense of vision.But as human beings, people with blindness certainly had needs that indistinguishable, so it why people did activities. Visual problems in people with blindness causing the limited activity for them, not only inability in see but also because the attitude of society still feel people with blindness as disgrace people and they underestimated the blindness in the social of life. Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna Bandung is an under the jurisdiction of social ministry that received responsibility to give skill of daily living to the people with blindness so they can ready in society living. Already described in law no 4 of 1997 on disabled but the implementation is way beyond the expectation. In the act of it as that there should be the quota one percent of the total workers of people with disabilities in companies who has not been as it should be. And in Panti Sosial Bina Netra Wyata Guna Bandung it has provision skills program of people with blind disabilities to compete and get jobs. The research is the kind of descriptive research, data analysis obtained from several informants who were selected purposively and snowball sampling, use the credibility test, triangulation, confirmability, and discussion as a technique of examination the validity of the data. The research is for the difficulty of people with blindness to have jobs, there are smo many factors are culture, relations between the family members, education, neighborhood and the weak legal instruments, supervision and implementation done by the bandung government and the effectiveness of Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna Bandung. The research it can be seen that Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna Bandung have different ways and efforts in helping people with blindness to be independent and give motivation to compete in the face of the workforce, but still the difficulty of the government especially Bandung city government to provide job opportunities area for people with blindness.

Kata Kunci : Kata Kunci: penyandang disabilitas netra, pelatihan keterampilan kerja

  1. S1-2015-267480-abstract.pdf  
  2. S1-2015-267480-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-267480-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-267480-title.pdf