ANALISIS PERUMAHAN RAMAH LINGKUNGAN DITINJAU DARI ASPEK EMISI CO2 STUDI KASUS DI PERUMAHAN CITRA KEDATON 2 CONDONG CATUR D.I. YOGYAKARTA
ARGITA JUNIA EKA PUT, Ir. Syaukat Ali, M.Si
2015 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPILTujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perumahan yang ramah lingkungan bila ditinjau dari penyerapan emisi CO2 yang tercipta karena aktifitas manusia sehari-hari khususnya di dalam lingkungan Perumahan Citra Kedaton 2, Condong Catur, D.I Yogyakarta. Ketidakseimbangan yang ada di bumi akibat terjadinya pemanasan global, membuat kenaikan suhu rata-rata permukaan bumi terutama gas karbon dioksida (CO2) yang akan melepaskan gas emisi CO2 ke atmosfer semakin bertambah. Dan pada tahun 2002, The Inter-governmental Panel on Climate Change (IPCC) mengeluarkan The Third Assesment Report yang menyatakan bahwa peningkatan pemanasan global yang disebabkan oleh ulah manusia, dibuktikan dengan adanya pembangunan berkelanjutan seperti beralih fungsinya lahan untuk penghijauan menjadi tempat hunian dan jalan raya. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini untuk memperoleh data ialah metode observasi, wawancara, dan membagikan kuesioner ke bebrapa rumah yang bersedia untuk dilakukan penelitian di lingkungan Perumahan Citra Kedaton 2, Condong Catur. Sementara untuk mengetahui penyerapan CO2 oleh tumbuhan, dilakukan penelitian dan pengujian menggunakan Metode Takaoki. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan dapat diketahui bahwa keberadaan tumbuhan di Perumahan Citra Kedaton 2 masih belum cukup untuk menstabilkan lingkungan dengan menyerap emisi CO2 yang ada. Walaupun setiap penghuni rumah di Perumahan Citra Kedaton 2 setidaknya menanam 2 jenis tanaman, namun keberadaan tanaman di setiap rumah masih sangat kurang untuk menyerap emisi CO2, juga disebabkan karna pemakaian daya listrik yang masih cukup besar. Sebagai usaha untuk tetap menjaga kestabilan lingkungan dan meminimalisir pengeluaran emisi CO2 di lingkungan Perumahan Citra Kedaton 2, bisa dengan menghemat pemakaian listrik dan menambah lagi tumbuhan yang ada agar lingkungan semakin asri dan semakin ramah lingkungan.
The aim of this study was to analyze the environmentally friendly housing when viewed from the absorption of CO2 emissions created by daily human activities, especially in the housing environment Citra Kedaton 2, Condong Catur, D.I Yogyakarta. Imbalances that exist on the earth due to global warming, making the increase in the average temperature of the earth's surface, especially carbon dioxide (CO2) emissions will release CO2 into the atmosphere is increasing. And in 2002, the Inter-governmental Panel on Climate Change (IPCC) issued The Third Assessment Report which states that the increase in global warming caused by human activity, evidenced by the sustainable development such as switching function of land for afforestation into shelters and highways. The method used in this study to obtain data is the method of observation, interviews and distributing questionnaires to keeping the house who is willing to do research in an environment Housing Citra Kedaton 2, Condong Catur. Meanwhile, to determine the absorption of CO2 by plants, research and testing using methods Takaoki. Based on the analysis and calculation can be seen that the presence of plants in Housing Citra Kedaton 2 is still not enough to stabilize the environment to absorb existing CO2 emissions. Although every householder in Housing Citra Kedaton 2 plant at least two types of plants, but the presence of plants in each house is still lacking to absorb CO2 emissions, also caused because power consumption is still quite large. In an effort to maintain the stability of the environment and minimize expenditure CO2 emissions in the environment Housing Citra kedaton 2, can save power consumption and plant more trees which is that the environment more beautiful and more environmentally friendly.
Kata Kunci : Perumahan, Pemanasan global, Emisi CO2, Kemampuan Menyerap CO2 oleh tumbuhan, Metode Takaoki